Limbah Berbahaya Diduga Disembunyikan

0
302


KOTA BITUNG – Komisi C DPRD, Dinas Lingkungan Hidup dan pihak Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Bitung, berhasil menemukan lokasi pembuangan limbah diduga kuat Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) milik PT. Delta Pasific Indotuna di Girian Bawah, yang tersembunyi di padang ilalang agak jauh dari pabrik, hari Senin sore (27/3-2017).

Ketua Komisi C DPRD Bitung, Suparman Gumolung, terkejut dan menduga ada puluhan hingga ratusan ton limbah batubara berbahaya, yang dibuang sembarangan di lokasi yang sudah tertutup ilalang setinggi 1 hingga 2 meter.

Gumolung menilai timbunan limbah ini terkesan sengaja disembunyikan, karena untuk menuju lokasi pembuangan tim harus bersusah payah melewati rawa dan hutan ilalang yang cukup tinggi.

Pihak DPRD belum mau menuding apakah ada oknum Dinas Lingkungan Hidup sengaja ikut terlibat menutupi pembuangan limbah berbahaya ini.

Gumolung meminta Polresta Bitung membongkar siapa saja yang terlibat pembuangan limbah berbahaya ini, apalagi air rawa dari lokasi mengalir ke pantai di kelurahan Girian Bawah.

Head Quality Assurance dan Quality Control PT.Delta Pacific Indotuna, Nur Asyurah, mengaku tidak tahu ada limbah batubara yang dibuang di tempat ini, meskipun lokasinya berada di lahan pabrik.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung, Sadat Minabari mengelak dituding jika selama ini ada permainan pihaknya dengan perusahaan, sehingga lokasi pembuangan limbah B3 itu tidak ditemukan sejak dulu.

Sadat juga mengemukakan DLH Bitung belum akan mencabut ijin Lingkungan Hidup untuk PT. Delta, baru akan mengeluarkan surat teguran jika hasil laboratorium atas sampel limbah yang diambil terbukti limbah berbahaya. Apabila teguran tertulis tidak diindahkan, baru akan dikenakan sanksi lain sesuai Undang-undang LH nomor 23 tahun 2009.

(Jeffry Wuisan/Indonesia blitz)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here