APAKS Siap Giring Lelang Mobnas Toyota Camry ke Kejari

0
424
Eks Mobil dinas Bupati Sangihe telah menjadi mobil pribadi

SANGIHE – Proses lelang atau dum Mobil Dinas (Mobnas) eks Bupati Sangihe jenis Toyota Camry yang diduga kuat bermasalah, kian ramai diperbincangkan masyarakat Negeri Tampungang Lawo, Sangihe.

Koordinator Aktivis Penggiat Anti Korupsi Sangihe (APAKS), Jhony Rompas, telah menyiapkan dokumen terkait dugaan penyimpangan proses lelang DL 1 A , yang kini telah menjadi kendaraan pribadi.

“Proses lelang Mobnas tersebut, menyalahi aturan karena bertentangan dengan PP 84 tahun 2014,  dimana harga lelang harus dibayar 40 persen dari harga pokok pembelian barang. Namun anehnya, hanya dibayar sekira 80 juta,” ujar Rompas.

“Oleh karena itu, kasus ini kami akan laporkan ke pihak Kejari untuk diusut hingga tuntas, termasuk memeriksa pihak panitia lelang dan sumber dana yang dipakai membayar mobil tersebut,” tambahnya. Mobil dinas jenis Toyota Camry itu, dibeli dengan dana APBD TA 2012, yang merupakan uang rakyat. Pun keberadaannya, hanya sekitar satu tahun berada di Sangihe, tahun berikutnya hingga saat ini, kendaraan seharga Rp 600 juta itu sudah menghilang.

Belakangan diketahui, pertengahan tahun 2016, sudah pindah tangan melalui proses lelang/dum yang dinilai sarat masalah. Publik Sangihe, berharap Toyota Camry tersebut dikembalikan ke daerah, jika proses lelangnya tidak sesuai ketentuan, termasuk nilai 40 persen dari harga pokok barang yang harus diselesaikan. (ronal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here