Tabrak Truk Sampah, Ketua TKBM Kritis

0
325
Polisi periksa sepeda motor Ketua TKBM Sangihe, yang menabrak Truk Sampah salah parkir

SANGIHE – Kasus Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas), kembali terjadi di Kota Tahuna. Korbannya kali ini adalah Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Tahuna, Ferry Kantohe. Korban mengalami luka parah di bagian wajah, setelah sepeda motor yang dikendarainya, menabrak bagian belakang truk sampah yang terparkir di pinggir ruas jalan Tanjung Tahuna, Minggu (1/4) dini hari.

Sejumlah warga yang mendengar suara benturan keras, langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pertolongan dengan melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liunkendage Tahuna. Meski sempat mendapat perawatan intensif, namun akibat luka yang cukup parah, membuat korban tidak sadarkan diri, hingga akhirnya, pihak rumah sakit merujuk korban ke RSU Prof Kandou Manado. Hingga berita ini ditulis, korban yang kesehariannya mengatur ratusan tenaga kerja di Pelabuhan Tahuna itu, masih dalam keadaan kritis dan belum sadarkan diri, yang diduga akibat benturan keras di bagian kepala korban.

Informasi yang didapat menyebutkan, korban saat itu, baru saja pulang menghadiri acara syukuran di Kelurahan Manente. Saat melintasi jalur jalan Tanjung Tahuna, korban yang tidak melihat truk sampah di jalur kiri langsung menabraknya. Warga menyebutkan, Kantohe merupakan korban ke tiga yang mengalami kecelakaan akibat truk sampah yang hanya diparkir di pinggiran jalan itu. “Sudah tiga orang yang mengalami kecelakaan akibat truk sampah yang hanya diparkir sembarangan itu. Selain jalur jalan sangat gelap karena tidak memiliki penerangan jalan, truk sampah yang terparkir itu tidak memiliki hologramnya, sehingga tidak kelihatan,” ujar Ketua Buruh Bagasi Pelabuhan Tahuna, Jhony Bawasal, kepada Indonesia Blitz.com.

Dia bahkan menyayangkan, keberadaan truk itu telah menyebabkan tiga orang mengalami kecelakaan lalulintas, namun pihak berkompoten, dalam hal ini aparat kepolisian lalulintas maupun Dinas Lingkungan Hidup, selaku instansi pengelola truk sampah itu, terkesan membiarkan masalah tersebut. Mestinya, tambah dia, jalan umum tidak diperbolehkan jadi tempat parkir kendaraan jenis apapun. “Aksi parkir sembarangan kendaraan seperti itu, bukan hanya di Tanjung Tahuna, tetapi terdapat di beberapa ruas jalan yang ada di Kota Tahuna. Mirisnya lagi, terdapat sejumlah kendaraan pribadi yang kerap diparkir di jalan umum. Kami berharap, baik aparat kepolisian maupun pemerintah daerah segera melakukan penertiban terhadap kendaraan yang hanya diparkir sembarangan, sehingga kecelakaan lalu-lintas seperti itu tidak lagi terjadi,” katanya. (ronal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here