Eksekutif Sembunyikan Buku APBD 2017, Ada Apa ?

0
263
Tokoh masyarakat Kab. Kepulauan Sangihe, Drs. Matheos Ambat, soroti Buku APBD TA 2017 yang raib.

SANGIHE, Indonesia Blitz.com – Aktivitas pemerintahan di lingkup Pemkab Sangihe telah memasuki triwulan kedua, namun Buku APBD Tahun Anggaran (TA) 2017, yang merupakan dokumen publik itu, hingga saat ini belum diserahkan pihak Eksekutif ke lembaga Legislatif.

Hal ini, sontak saja memunculkan reaksi keras kalangan masyarakat Sangihe. Mereka menilai, tindakan pihak Eksekutif dalam hal ini, Dinas PPKAD yang belum menyerahkan Buku APBD TA 2017 ke Lembaga DPRD selaku mitra kerjanya, merupakan sebuah bentuk pelanggaran hukum. Sorotan keras ini, kemukakan salah satu tokoh masyarakat Sangihe, Drs Matheos Ambat, kepada Indonesia Blitz.com, Senin,(10/4).

Buku APBD merupakan dokumen publik yang patut diketahui publik, namun herannya sudah memasuki triwulan kedua, Buku APBD TA 2017 belum diketahui keberadaannya. “Ini sesuatu hal yang aneh, bagaimana mungkin Buku APBD yang nota bene merupakan dokumen public, justru tidak diketahui oleh masyarakat umum. Ironisnya lagi, DPRD yang merupakan lembaga pemilik fungsi legislasi, anggaran dan fungsi pengawasan hingga kini belum menerima buku APBD TA 2017 ini. Nah, bagaimana mungkin para wakil rakyat di lembaga Legislatif bisa membaca, meneliti, menganalisa dan melaksanakan fungsi sebagai anggota dewan maupun para tenaga ahli yang oleh amanat aturan perundangan ditugaskan membantu anggota Dewan baik di Fraksi maupun di AKD, jika dukumennya tidak ada,” ujar Ambat.

Dia bahkan mengaku curiga, jangan-jangan ada sesuatu hal yang disembunyikan pihak Dinas PPKAD sehingga buku APBD TA 2017 itu belum diserahkan ke DPRD. Hal tersebut turut dibenarkan Ketua Komisi B DPRD Sangihe, Ferdy Panca Sinedu ST, jika pihaknya hingga kini belum menerima buku APBD TA 2017. “Kami sudah berkali-kali meminta buku APBD TA 2017 ke Dinas PPKAD, namun hingga saat ini tak kunjung diserahkan, dengan alasan sementara dirampungkan. Kami berharap, pihak eksekutif dalam hal ini kepala Dinas PPKAD, harus memberikan penjelasan kepada masyarakat, terkat buku APBD yang terkesan disembunyikan itu, agar tidak menimbulkan tendensi negatif dari masyarakat,” ujar Sinedu.

Palandung: Saya Akan Tanyakan ke Kadis PPKAD

Terpisah, Penjabat (Pj) Bupati Sangihe, Drs Jhon Heit Palandung MSi, ketika dikonfirmasi Indonesia Blitz.com, terkait buku APBD TA 2017 yang belum diserahkan ke DPRD, mengaku kaget. “Masa, laporan kepada saya, bahwa buku APBD TA 2017 itu sudah diserahkan ke DPRD dan dibagikan ke semua SKPD. Saya akan panggil Kadis PPKAD, untuk dimintai penjelasan terkait masalah ini,” kata Palandung dengan nada suara agak tinggi. (ronal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here