Pesawat Cina Saingi AS

1
337
Pesawat penumpang buatan Cina, C919 terparkir di hanggar. Pesawat ini dibuat untuk saingi Boeing dan Airbus (bbc)

SHANGHAI – Cina membuat pesawat penumpang berkapasitas besar, C919, untuk menyaingi Boeing dan Airbus. Pesawat penumpang dengan kapasitas penumpang 168 orang ini, telah melakukan penerbangan perdana di bandara Pudong, Shanghai, dan terbang selama 90 menit sebelum kembali dengan selamat ke bandara tersebut.
Dalam penerbangan ini, pesawat hanya membawa lima pilot dan beberapa teknisi. Pesawat C919 buatan Comac ini, terbang di ketinggian 3.000 meter dengan kecepatan sekitar 300 km/jam.
Pemerintah Cina berharap pesawat ini akan bersaing langsung dengan Boeing 737 dan Airbus A320.
Meski dikatakan sebagai buatan dalam negeri, sistem dan komponen yang dipakai masih menggantungkan pemasok dari luar negeri. Mesin misalnya dibeli dari CFM Internasional, perusahaan patungan Prancis dan Amerika Serikat.
Comac sudah menerima 500 pesanan dari 23 perusahaan dari maskapai penerbangan di dalam negeri. Pembeli utama adalah maskapai penerbangan China Eastern Airlines dengan harganya dilaporkan sekitar US$50 juta, atau kurang dari setengah harga Airbus A320 dan Boeing 737.
Badan usaha milik negara Cina, Comac memulai pembuatan C919 pada 2008 dan beberapa kali menunda peluncuran.
Maret lalu pilot uji, Cai Jun, mengatakan uji pada akhir 2016 yang dihentikan karena ada masalah dengan sistem rem. “Saya mengerem dan pesawat goyang,” katanya.
Warga Cina menyambut dengan antusias penerbangan perdana C919. Mereka menyebut C919 sebagai awal dari masa depan industri penerbangan yang cerah, sedang lainnya menganggap pesawat ini sebagai simbol kebanggaan nasional.
Regulator keselamatan penerbangan keselamatan Eropa sudah memulai proses sertifikasi terhadap C919, langkah penting untuk masuk ke pasar internasional.
Ambisi Cina untuk membuat sendiri pesawat komersial sudah dimulai sejak 1970-an, bahkan mendapat dukungan langsung secara pribadi dari istri Mao Zedong, Jiang Qing.
Saat itu, Cina membuat pesawat Y-10 yang dirakit pada akhir 1970-an, namun dianggap tidak praktis karena bobotnya terlalu berat dan hanya ada tiga pesawat jenis tersebut yang diproduksi.
Diperkirakan nilai pasar penerbangan global mencapai US$2 triliun dalam 20 tahun ke depan (bbc/Jef)

Advertisements

1 COMMENT

  1. I’ve been exploring for a bit for any high quality articles or weblog posts in this kind of space . Exploring in Yahoo I at last stumbled upon this web site. Studying this info So i am happy to convey that I have an incredibly good uncanny feeling I discovered exactly what I needed. I most undoubtedly will make certain to don’t forget this site and provides it a look regularly.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here