Peluang Lulus SD Kini Lebih Besar

0
265

BITUNG – Peluang lulus bagi siswa kelas 6 dalam Ujian Akhir Sekolah Dasar Berbasis Nasional tahun ini sangat besar, karena materi ujian 75 persen disusun di daerah  masing-masing. Hanya 25 persen soal berasal dari Pusat atau Kemendikbud.

Ujian Akhir Sekolah Dasar Berbasis Nasional secara serentak di Indonesia sudah dimulai sejak Senin 15 Mei dan berakhir Rabu 17 Mei 2017 ini.

Menurut Ketua Tim Penyusun Materi Ujian Sekolah tingkat SD se-kota Bitung,  Merlin M Wulur, saat ini penyusunan soal-soal ujian Nasional berbeda dengan Ujian Nasional tahun sebelumnya. Dulu semua soal harus disusun di pusat, sekarang tidak lagi, hanya disusun di daerah masing-masing. Seperti kota Bitung disusun di gugus 13.

Karena porsi soal lebih banyak disesuaikan dengan karakteristik pembelajaran sekolah lokal, jadi peluang lulus bagi anak SD sangat besar.

Kepala Sekolah SD Inpres 6/84 Kakenturan ini, optimis sistim saat ini lebih mempermudah siswa SD kota Bitung dapat lulus,  karena apa yang sudah pernah diajarkan kepada siswa di kelas, pasti akan keluar dalam ujian.

Meski begitu, ia juga berharap para siswa tetap harus mempersiapkan diri,  baik belajar di rumah, maupun mengikuti berbagai pengayaan agar semakin mantap mengikuti ujian.

Para guru pun dituntut rela berkorban menjemput ke rumah jika ada siswa yang ‘nyaris putus sekolah’. Karena ujian adalah legitimasi setiap anak usia sekolah untuk mendapatkan ijazah.

Merlin mengakui sangat kecewa jika ada siswa SD-nya malas bersekolah. Karena tantangan ke depan semakin sulit. Ia memberi contoh saat ini seseorang yang berijazah SMA saja sulit mendapat pekerjaan apalagi tidak lulus SD.

Karena itu ada dua siswanya yang kurang diperhatikan orangtua untuk bersekolah ia perintahkan dijemput ‘paksa’. Seorang siswa bahkan diinapkan di rumah salahseorang guru, agar tidak terlambat ikut ujian. Ia bahkan pernah mengancam orangtua murid untuk dilapor ke polisi, agar membolehkan anaknya kembali bersekolah.

Kini semua 57 siswanya bisa ikut ujian akhir nasional. Ia pun sangat optimis seluruhnya dapat lulus.

Keyakinan seperti ini juga diungkapkan Kepala Sekolah SD Negeri 1 Bitung, Maria Siby, SPd,MPd, yang sebanyak 65 siswanya mengikuti ujian akhir.

Bagi Maria, ujian akhir nasional SD adalah momen menentukan bagi setiap siswa untuk bisa melanjutkan ke tahap menengah. Sebab itu, tak bisa dipandang remeh oleh orangtua murid.

Ada 5 siswa yang terpaksa ia pergi jemput dari rumah ke rumah,  karena sudah hampir setengah 8 belum datang. Mereka ternyata terlambat karena hujan.

Semua siswa peserta ujian akhir di sekolah ini digembleng ketat dalam mengikuti pengayaan selama 3 bulan lalu. Semua mata pelajaran kembali dipaparkan kepada siswa kelas 6 agar mereka mengerti dan paham saat ujian.

Tercatat ada 3740 siswa SD di 106 sekolah di Bitung menjadi peserta ujian akhir nasional tahun ini dengan 3 mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. (jeffry wuisan/Indonesia Blitz)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here