Sambangi Pulau Terluar, JEG-HH Nekat Terobos Cuaca Buruk

0
313
Cuaca buruk tak surutkan langkah Bupati dan Wakil Bupati Sangihe Jabes Gaghana dan Helmut Hontong sambangi pulau terluar

SANGIHE, Indonesia Blitz – Sesuai janjinya Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe,  Jabes E. Gaghana, ME dan Helmud Hontong SE, menggunakan akhir pekan dengan bermalam di kampung-kampung yang ada di wilayah Kabupaten tersebut. Hal ini bermaksud untuk mengetahui secara langsung berbagai permasalahan yang ada di masyarakat.

Kunjungan kerja perdana Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana- Helmut Hontong, di wilayah Kecamatan Kepulauan Marore, Sabtu pekan lalu menyisakan beragam peristiwa unik, spektakuler dan menegangkan. Rombongan Bupati -Wakil Bupati sangat komplit, karena seluruh dihadiri seluruh pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Komandan Lanal Tahuna, Kapolres, Dandim, Kajari dan Ketua Pengadilan Negeri Tahuna.

Kunjungan Bupati dan rombongan diawali dengan pelantikan pejabat Kapitalauang Kampung Kepulauan Matutuang, diakhiri dengan acara santap bersama dengan seluruh warga setempat. Uniknya, meski sementara menikmati makan malamnya, Bupati berkenan menerima laporan masyarakat, soal gedung cool storage yang dibangun Dinas Kelautan Perikanan Tahun 2014 lalu dengan anggaran 1,3 miliar, namun hingga saat ini tak kunjung beroperasi dan dalam keadaan terkunci.

Kontan saja Bupati, Jabes Gaghana memerintahkan anggota tim kerja 100 hari untuk merekam laporan tersebut. Pukul 19.00 Wita, pelayaran dilanjutkan menuju Pulau Marore. Di Pulau Marore yang merupakan Ibu Kota Kecamatan Kepulauan Marore, rombongan Bupati dan Forkopinda,  disambut masyarakat untuk santap kasih bersama.

Keesokan harinya, Bupati wakil Bupati bersama sejumlah pimpinan SKPD, mengikuti ibadah Minggu di Gereja Imanuel Marore, kemudian dilanjutkan dengan acara tatap muka Bupati wakil Bupati serta Forkopinda dengan seluruh warga serta para tokoh masyarakat setempat. Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, meghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tidak panik dengan situasi yang terjadi di Kota Marawi, Negara tetangga Filipina Selatan.

“Masyarakat yang berada di daerah perbatasan ini, tidak perlu panik dan takut dengan peristiwa yang terjadi di Kota Marawi Filipina Selatan, karena seluruh Pulau di daerah perbatasan ini telah ditempatkan aparat TNI AL, TNI AD dan Brimob, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pelarian dari daerah konflik di Kota Marawi ke daerah kita. Namun kita patut bersyukur, karena hingga saat ini, situasi dan kondisi di Kecamatan Kepulauan Marore, dalam keadaan aman dan terkendali,” ujar Gaghana.

Usai acara, rombongan Bupati bertolak ke Pulau Kawio. Sepanjang perjalanan cuaca buruk menghadang di tengah lautan. Tinggi gelombang laut yang mencapai tiga meter, tak membuat Bupati wakil Bupati tak gentar untuk menyebrangi ke Pulau Kawio yang hanya menggunakan Speed Boad milik TNI AL, yang didalamnya juga terdapat Danlanal Tahuna, Dandim SaTal, Kapolres Sangihe, Kajari Tahuna, Wakil Ketua I DPRD Sangihe dan Asisten II.

Ketua MCC Megahagho, Andy Gansalangi yang turut dalam rombongan tersebut, mengungkapkan, akibat hantaman ombak besar seluruh penumpang basah kuyup. Warga Kampung Kepulauan Kawio yang sedari pagi menanti rombongan Bupati wakil Bupati, langsung mengalungkan bunga kepada kedua pemimpin daerah meski dalam keadaan basah kuyup. Di bangsal yang sudah disiapkan beragam menu bersama kopi dan teh panas. Warga memberi apresiasi kepada Bupati bersama rombongan yang nekat menerobos laut yang sedang mengamuk itu.

Cuaca laut yang makin buruk, memaksa rombongan Bupati bersama seluruh kru jurnalis untuk bermalam di Pulau Kawio, dan rencananya akan berangkat Senin subuh. Namun sayangnya, sekira pukul 02.00 Wita dinihari, agin kencang disertai hujan lebat menggagalkan rencana keberangkatan ke Tahuna, karena Kapal Pengawas Perikanan KM Hiu yang ditumpangi rombongan Bupati mengalami kerusakan berat pada bagian propellernya, akibat menabrak karang di tepi pantai Pulau Kemboleng yang hanya berjarak 100 meter dari Pulau Kawio.

Bupati Jabes Ezar Gaghana memerintahkan Assisten II untuk melakukan koordinasi dengan pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tahuna, agar bisa mengirim bantuan armada kapal untuk mengangkut seluruh rombongan yang terjebak di Pulau Kawio. Sekira pukul 17.00 Wita, Kapal Patroli milik KPLP Tahuna yang dinakhodai Capten Med Kaluas, disusul dua speed boad milik BNPB dan Basarnas tiba di Dermaga Pulau Kawio, kemudian mengangkut sebagian besar rombongan ke Tahuna, sedangkan beberapa pejabat lainya menumpang KM Sabuk Nusantara 51.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Johanis Pilat, yang ditugaskan mengurus seluruh keperluan BBM untuk kapal Patroli KPLP dan dua Speed Boat, tanpa perintah langsung berinisiatif membawa puluhan makanan ringan berupa kue biscuit dan kue basah serta air mineral untuk di sajikan bagi rombongan yang hendak berbuka puasa di atas kapal. (andy)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here