Hubungan TK 100 Hari dengan JEG-HH Retak?

0
213
Bupati Sangihe, Jabes E. Gaghana bersama Wakil Bupati Helmud Hontong (kanan-duduk) usai dilantik menyampaikan terimakasih kepada seluruh massa yang sudah memberikan kepercayaan memimpin Sangihe. (foto.sngihekab.go.id)

Indonesia Blitz, SANGIHE – Adanya kabar berhembus jika hubungan antara Tim Kerja (TK) 100 hari dengan pemerintahan Me’Gahagho (Jabes Ezar Gaghana-Helmut Hontong), sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe telah retak, ditepis oleh Josephus Kakondo BAE, selaku koordinator TK 100 hari.

Mantan Plt Sekda Sangihe ini, dengan tegas membantah jika hubungan antara TK 100 hari dengan pemerintahan JEG-HH sudah tak harmonis lagi. “Hubungan kami (TK 100 hari) dengan pak Bupati dan Wabub, baik-naik saja. Komunikasi serta koordinasi sangat intens kami lakukan, dalam hal penuntasan program kerja 100 hari pemerintahan Me’Gahagho. Kalau soal isu beredar di luar tentang hubungan kami dengan beliau berdua sudah retak, itu tidak benar. Saya perlu menyampaikan kepada seluruh masyarakat, bahwa isu politik yang dihembuskan oleh pihak yang tidak suka terhadap kepemimpinan bupati wakil bupati Sangihe, hingga saat ini masih saja berlangsung. Olehnya, masyarakat tidak perlu terpancing apalagi sampai terjebak dengan isu murahan seperti itu,” ungkap Kakondo.

Terkait pengukuhan dan pelantikan Pejabat Eselon II, III yang memunculkan kritikan tajam dari berbagai elemen masyarakat, lelaki yang akrab disapa Bu Op itu, menyatakan, Bupati sendiri dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam pengukuhan dan pelantikan pejabat eselon II khususnya pasti menimbulkan pro dan kontra, namun hal itu harus dilakukan. “Pro dan kontra pasca pengukuhan dan pelantikan pejabat eselon II dan III, memang tetap ada, bahkan ada anggota TK 100 hari juga menyampaikan kritikanya terhadap keputusan bupati itu, tetapi akan lebih baik lagi jika kita sekalian memberikan kesempatan bagi bupati dan wakil bupati untuk bekerja,” katanya.

Dia meyakini jika TK 100 hari akan tetap solid membantu pemerintahan JEG-HH hingga lima tahun ke depan, sepanjang masih dibutuhkan.

Kakondo menyatakan, masalah pergantian pejabat di lingkup Pemkab Sangihe tidak ada kaitan dengan tupoksi TK 100 hari. Mereka tidak pernah mengurusi masalah jabatan, sebab hal itu merupakan kewenangan Bupati selaku pemilik hak prerogatif. (nal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here