Ssst….Masih Banyak Pejabat Penjilat

0
466
Baru menjabat 2 bulan, Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Gaghana dan Helmud Hontong, mendapat proyek KOTAKU dan PAMSIMAS

indonesiablitz.com, TAHUNA – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana SE ME,  mencium gelagat buruk, masih ada saja oknum pejabat eselon II, yang hanya mau menikmati jabatanya plus fasilitas mobil dinas serta tunjangan jabatan, namun enggan melaksanakan pekerjaan secara optimal.

“Mereka (para pejabat) hanya memanfaatkan kebaikan saya bersama Pak Wakil Bupati. Sifat para pejabat yang kinerjanya bobrok seperti itu, saya sudah tahu semuanya. Tetapi sayang sekali, kebaikan saya dan Pak Wakil justru dimanfaatkan untuk kepentingan mereka saja, sementara kepentingan untuk daerah dan masyarakat diabaikan,” ujar Gaghana, kepada indonesiablitz.com Selasa, 18/7/2017.

Sayangnya, Jabes Gaghana enggan menyebut identitas para pejabat yang dinilai tidak tahu diri itu. “Kalau nama mereka tidak perlu saya sebutkan, kalian (wartawan) juga tahu para pejabat eselon II yang saya maksudkan. Yang jelas, publik akan tahu ketika jabatan yang dijabat para pejabat itu sudah digantikan oleh pejabat lainya, kita liat saja nanti,” ingat Gaghana.

Bupati Sangihe, Jabes Gaghana berkali-kali mengingatkan kapada para pejabat eselon II maupun eselon III, agar tulus dalam melaksanakan tugas sebagai pimpinan SKPD, tidak saling menjatuhkan antar sesame pejabat. Namun faktanya, masih ada saja sejumlah oknum pejabat yang belum “siuman” dari kebiasaan buruk tersebut. Dari amatan indonesiablitz.com, sebelum dan sesudah dilakukan pengukuhan, sejumlah oknum pejabat tak pernah absen untuk setor muka di rumah jabatan Bupati. Namun ketika Bupati dan Wakil Bupati melaksanakan tugas luar, mereka juga ikutan absen masuk kantor.

Akan hal ini, Koordinator Aktivis Penggiat Anti Korupsi Sangihe (APAKS), Jhony Rompas, tegas mengatakan, jika kelakuan pejabat seperti itu, maka sebaiknya, Bupati dan wakil Bupati tidak perlu lagi menunggu hingga enam bulan, untuk mencopot para pejabat ‘bermuka dua’ dan penjilat seperti itu.

“Kalau pejabat kinerjanya bobrok dan hanya membebani APBD, bahkan menghalangi program pemerintah, dicopot saja dan diganti dengan pejabat yang kapabel, professional dan mau bekerja dengan tulus melayani masyarakat serta merealisasikan program pemerintahan yang ada saat ini. Sebagai bagian dari warga Sangihe, kami sangat mendukung uapaya reformasi birokrasi  di lingkup Pemkab Sangihe, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan seluruh warga,” pungkas Rompas. (andy)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here