Pengadilan Tipikor Manado Vonis Mantan Bupati Bolmong 5 Tahun Penjara

0
596
Terdakwa kasus Korupsi dana TPAPD 2010, Mantan Bupati Bolmong, Marlina Moha Siahaan, divonis 5 tahun penjara, mengembalikan kerugian negara Rp 1,25 Miliar dan denda Rp 200 juta

Indonesiablitz.com, Manado – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Manado, Sulawesi Utara, memvonis terdakwa  mantan Bupati Bolaang Mongondow dua periode, Marlina Moha Siahaan (MMS), dengan kurungan 5 tahun penjara. Sidang dengan agenda pembacaan amar putusan dengan terdakwa MMS, berlangsung pada Rabu (19/7/2017).

Marlina Moha Siahaan, yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Propinsi Sulawesi Utara, Periode 2014-2019 dari Partai Golkar, dengan tenang mendengarkan putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor. Dalam amar putusannya, Bupati Bolmong 2 periode tersebut terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi Tunjangan Penghasilan Aparat Pemerintahan Daerah atau TPAPD, APBD Kabupaten Bolmong  TA 2010,  sebesar Rp 1,250 miliyar.

”Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan menjatuhkan pidana 5 tahun penjara dengan denda Rp. 200 juta,” kata Ketua Majelis Hakim, Sugiyanto, saat membacakan amar putusan. 

Oleh Majelis Hakim, MMS terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sesuai dengan dakwaan Pasal 2 ayat (1), jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Selain itu, Majelis Hakim yang beranggotakan Halidja Wally dan Emma Ellyani juga meminta kepada MMS harus membayar uang pengganti kerugian Negara sebesar 1,250 Miliyar Rupiah dan jika tidak bisa membayar dalam kurun waktu satu bulan setelah putusan ini, maka harta kekayaan terdakwa akan disita dan dilelang atau pidana selama 2 tahun penjara.
“Jika aset yang disita tetap tidak bisa menutupi kerugian Negara, terdakwa dijatuhi hukuman tambahan selama 2 tahun kurungan,” lanjut Sugiyanto.
Sementara itu, Marlina Moha Siahaan, mengatakan, dirinya masih pikir-pikir terhadap putusan dari majelis hakim serta pasrah atas apa yang terjadi dirinya.
“ Sebagai warga negara yang baik tentu saya patuh dan taat pada proses persidangan, namun dengan putusan saya akan pikir-pikir dulu serta menyerahkan proses ini kepada Allah SWT,” kata Marlina Moha Siahaan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga ikut menyatakan akan pikir-pikir dengan vonis tersebut.
Usai menjalani sidang, terpidana mantan Bupati Bolaang Mongondow, Marlina Moha Siahaan, langsung dibawa aparat Kejaksaan ke Lembaga Pemasyarkatan Malendeng, Manado untuk menjalani hukuman. (steven)
Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here