Badai Bitung Minta Korban

0
537
Tim identifikasi Polresta Bitung bersiap memeriksa, seorang nelayan yang ditemukan tewas di pantai Girian Bawah, Kota Bitung, Kamis pagi (20 Juli 2017). (foto.ist)

Indonesia Blitz, KOTA BITUNG – Seorang nelayan tewas terdampar di pantai Girian Bawah dan dua buah rumah di pulau Lembeh hancur akibat hujan dan badai yang melanda kota Bitung, Sulawesi Utara, Rabu malam (19/7-2017).

Seorang nelayan bernama Yoddy Mingkit (56 tahun), ditemukan tewas terdampar Kamis pagi (20/7-2017) di pantai Buton, belakang pabrik pengalengan ikan PT.Delta Pacific, Girian Bawah lingkungan IV RT.02,  setelah perahunya dihantam badai ketika melaut.

“Setelah divisum, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada korban. Dugaan kuat korban terjatuh dari perahu akibat dihantam badai dan terdampar di tepi pantai”, kata Kapolres Kota Bitung, AKBP. Philemon Ginting kepada wartawan.

Menurut Kasubag Humas Polres Bitung, AKP.Idris Musa kepada Indonesia Blitz, korban pertamakali ditemukan oleh Eddy Mokodongan,  warga setempat sekitar pukul 05.00 wita dengan tubuh tertelungkup dan sudah setengah tertimbun pasir di tepi pantai.

Petugas dari Polres Bitung langsung datang ke lokasi dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Bitung di Manembo-nembo untuk divisum. Hasil visum tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.

“Dia keluar pergi melaut pada hari Rabu sore sekitar jam setengah 5 sore (16.30 Wita). Namun sekitar jam 6 pagi (06.00 wita) tadi,  kami dapat kabar Yoddy ditemukan meninggal dunia”, kata Ratna Bawoworang (56 tahun), isteri korban.

Pihak kepolisian berkesimpulan, korban mengalami kecelakaan akibat diterjang ombak besar dan terdampar ke pantai. Apalagi ketika ditemukan, di sekitar korban juga terdapat perahu jenis pakura yang sudah berantakan. Warga sekitar mengatakan perahu tersebut adalah milik korban yang dipakai melaut, namun hancur dihantam ombak dan badai.

Setelah visum, sekitar pukul 09.00 wita jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan di rumah keluraan Manembo-nembo bawah, lingkungan IV RT 002, kecamatan Matuari. Menurut keluarga jenazaha akan dikebumikan hari Kamis ini usai didoakan dalam ibadah bersama keluarga, masyarakat dan para handai taulan.

Selain meminta korban jiwa, Hujan dan angin kencang sejak sekitar pukul 19.00 hingga 21.30 Wita, yang melanda kota Bitung Rabu malam, juga menyebabkan dua buah rumah di pulau Lembeh hancur akibat tertimpah pohon yang tumbang. Beruntung tidak ada korban jiwa.  (Jeffy)

 

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here