Polisi tak Bisa Hukum Pembuang Sampah

0
405
Kapolres Kota Bitung, AKBP.Philemon Ginting, SIK, MH (Kiri) menyerahkan piala adipura ke 12 kepada Kasdim 1310 Bitung Mayor. Arm. Nur Qomary di tugu Adipura, Madidir (foto.jeffry)

Indonesia Blitz, KOTA BITUNG –  Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kota Bitung, AKBP. Philemon Ginting, SIK, MH, mengatakan pihaknya tidak bisa menindak atau menghukum orang yang membuang sampah sembarangan, meskipun pelakunya tertangkap sudah melanggar aturan Kebersihan di Kota Bitung. “Kami tidak bisa menangkap dan memproses hukum orang yang melanggar aturan Perda Kebersihan kota Bitung, karena pengawal Perda itu adalah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) bukan kami”, katanya kepada Indonesia Blitz, di sela-sela acara penyambutan piala ke-12 Adipura di tugu Adipura, Madidir, Jumat siang (4/8-2017).

Penjelasan Kapolres ini, untuk menanggapi pernyataan Walikota Bitung, Maximiliian Lomban,  yang memerintahkan untuk menangkap dan menyerahkan ke aparat kepolisian,  orang yang kedapatan sengaja membuang sampah sembarangan. “Jika kedapatan ada warga buang sampah sembarangan tangkap dan serahkan ke polisi”, katanya ketika memberikan sambutan  dalam acara penjemputan piala Adipura.

Menurut Kapolres, meskipun dalam aturan Perda Kebersihan kota Bitung terdapat sanksi denda, tetapi kepolisian tetap tidak bisa masuk dalam ranah tersebut. “Tidak ada dasar aturan kami polisi boleh melakukan tindakan hukum terhadap orang yang membuang sampah sembarangan”, tekannya.

Philemon Ginting menilai sanksi bagi pelanggar aturan Perda tersebut memang dikategorikan seperti tindak pidana ringan (Tipiring),  karena terdapat denda uang bagi yang melanggar. Namun tetap pelaksana penegakkan aturan ini di lapangan adalah Satpol-PP.

Perda ancaman sanksi bagi orang yang membuang sampah sembarangan di kota Bitung,  memang sudah ada sejak sekitar 9 tahun lalu. Sayang produk hukum daerah ini hanya seperti  ‘macan ompong’, karena aksi penindakan tidak ada sejak Perda nomor 2 tahun 2008 disahkan DPRD Bitung. “Kami memang sudah ada Perdanya, tapi belum dilaksanakan”, kata Walikota Bitung, Max Lomban.

Sampai kini, masih banyak warga Kota Bitung maupun pendatang,  seenaknya membuang sampah botol minuman dan pembungkus makanan dari dalam kendaraan ke jalan raya. Selain itu, masih ada warga di sejumlah kelurahan,  belum taat jam aturan membuang sampah di bak penampungan. Perilaku ini,  membuat kota Bitung di beberapa titik masih terlihat kotor.

Pemerintah Kota Bitung berencana penindakan terhadap orang yang melanggar aturan kebersihan ini akan mulai diterapkan, agar lingkungan bersih tetap terjaga. “Nantinya kita akan melakukan penindakan hukum di bidang kebersihan, karena amanat ketentuan memang seperti itu. Ada salahsatu poin penilaian (Adipura),  berapa banyak orang yang ditindak karena melanggar. Ada poinnya itu”, ungkapnya. (Jeffry)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here