DPRD Sangihe Minta Kontrak Proyek RTLH Diputus

0
223
Ketua Komisi B DPRD Sangihe, Ferdy Panca Sinedu

indonesiablitz, Sangihe – DPRD Kepulauan Sangihe melalui Komisi B, mendesak pemerintah daerah, melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), untuk meninjau kembali sekaligus memutuskan kontrak kerja sama proyek bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yang dikelolah oleh pihak ketiga atas nama H Tandaju alias Ko Kiat.

“Kami minta kontrak kerjasama ditinjau ulang sekaligus diputuskan saja, dengan pihak ketiga yang mengelola proyek RTLH ini, karena banyak laporan masyarakat penerima bantuan yang mengeluh, soal droping material bangunan tidak sesuai peruntukan dan tidak tepat waktu, kemudian seng yang mestinya berjumlah 80 lembar, yang didroping hanya 60 lembar,” ujar Ketua Komisi B DPRD Sangihe, Ferdy Panca Sinedu ST.

Sinedu menegaskan, bahwa akan menyurat kepada pimpinan Dewan, untuk menggelar agenda hearing dengan pihak ketiga dan Dinas Perkim selaku penanggung jawab proyek bantuan sosial itu.

“Kami akan siapkan agenda hearing untuk meminta penjelasan pihak Dinas Perkim dan pihak ketiga selaku penyedia seluruh material bantuan, sekaligus meminta kepada pihak ketiga dalam hal ini Ko Kiat untuk membuktikan bahwa pelaksanaan pekerjaan proyek RTLH semenjak tahun 2014 itu berlangsung baik dan sesuai aturan. Kalau pekerjaannya beres dan sesuai aturan, kenapa ada banyak keluhan warga,” tanya Sinedu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Sangihe, Drs Sukardi Adilang, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa kemarin, tampak kaget mendengar informasi adanya droping kayu durian bagi warga penerima bantuan.

“Saya baru dengar dari anda (wartawan), tentang masalah ini. Saya heran, pihak fasilitator di lapangan tidak pernah menyampaikan adanya kejadian seperti itu. Saya akan panggil fasilitator, jika terbukti kelalaian kereka, saya akan memecatnya,” tandas Adilang, sembari menyampaikan terimah kasih kepada sejumlah wartawan yang telah mengkonfirmasimasalah tersebut. (onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here