Rompas Warning Jebakan Fee Proyek

0
260
Pegiat anti korupsi Sangihe Jhony Rompas warning jebakan fee proyek.

Indonesiablitz.com, Tahuna – Maraknya Oparasi Tangkap Tangan (OTT), terhadap sejumlah kepala daerah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lantaran tersandung kasus suap dan korupsi dana APBD, membuat prihatin sejumlah kalangan warga di daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina. Keprihatinan tersebut disampaikan, pentolan Aktivis Penggiat Anti Korupsi Sangihe, Jhony Rompas, kepada indonesiablitz.com, baru-baru ini.

Hal yang sangat penting, disampaikan Rompas, terkait kemungkinan adanya fee proyek yang diberikan pihak tertentu kepada pemimpin daerah, namun punya tujuan untuk menjebak. “Sebagai bagian dari warga Sangihe, saya tentunya punya kewajiban moral, untuk menyampaikan hal seperti ini kepada pemimpin daerah termasuk pejabat siapapun yang ada di lingkup Pemkab Sangihe, agar waspada terhadap fenomena fee proyek yang  tidak menutup kemungkinan terdapat niat untuk menjebak,” tegas Rompas.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh pimpinan SKPD, agar mengabaikan terhadap oknum-oknum tertentu yang datang meminta paket proyek, apalagi sampai mencatut nama Bupati atau nama Wakil Bupati. “Kalau ada oknum yang mengaku disuruh Bupati atau Wakil untuk minta paket proyek, abaikan saja dan tidak perlu dilayani, jika perlu langsung dilaporkan kepada Beliau yang bersangkutan,” tandasnya.

Terkait hal itu, Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana sendiri, dalam berbagai acara, berkali-kali menyampaikan hal seperti itu kepada seluruh jajarannya, agar jangan sampai terjerat kasus hukum hanya karena masalah “ucapan terima kasih” dari pihak-pihak yang berkepentingan. (andy/onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here