Zero Point Trans-Sulawesi di Kota Bitung

3
843
Walikota Bitung Max Lomban, resmikan Titik Nol Trans Sulawesi

Indonesiablitz.com, Bitung – Walikota Bitung, Max Lomban, meresmikan monumen Zero Point Trans-Sulawesi, di kompleks Pelabuhan Perikanan Samudera, Kelurahan Aertembaga, pada Rabu 13/12/2017. Hal ini untuk menandai jalur Trans-Sulawesi yang menghubungkan Kota Bitung di Sulawesi Utara, hingga Makassar Sulawesi Selatan.

“ Saya pernah menginjakkan kaki di titik nol, Sabang, Pulau We Aceh, namun sayangnya rancu, karena juga ada titik nol di Tanah Merah, Merauke, Papua. Saya berharap kota Makassar menyesuaikan, karena titik nol Trans Sulawesi sudah ada di Kota Bitung terlebih dahulu,” harap Lomban.

Pembangunan Monumen Titik Nol Trans Sulawesi tersebut, telah sesuai dengan master plan Kementerian PUPR. Titik Nol Jalan Trans Sulawesi berada tepat di depan pintu gerbang Pelabuhan Perikanan Samudera, Kelurahan Aertembaga, Kota Bitung.

“ Pekerjaan ini terwujud karena kolaborasi pihak PPS dengan Dinas PU, karena lokasi Titik Nol Trans-Sulawesi, berada di lahan milik PPS, Kementerian Kelautan dan Perikanan,” tambah Lomban.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pemerintah Kota Bitung Ign. Rudy Theno mengatakan, bahwa pembangunan monumen Titik Nol Trans-Sulawesi, merupakan rancangan dan  inovasi  untuk menunjang program pariwisata. “ Pembangunan monument ini sebagai inovasi dan menunjang program andalan Kota Bitung, di Bidang Pariwisata,” kata Theno.

Monumen setinggi 14 meter tersebut, dibangun menggunakan APBD Dinas Pekerjaan Umum, Kota Bitung TA 2017, senilai Rp 370 juta. Penyelesaian monumen titik nol trans-Sulawesi membutuhkan waktu 180 hari.

Monumen tersebut menjadi salah satu destinasi wisata baru bagi wisatawan yang berkunjung di Kota Bitung. Saat malam hari lampu-lampu yang menghiasi tulisan dan monumen memperindah bangunan tersebut. Di atas monumen ada lambang Kota Bitung, dan lambing lingkaran ekuator. Di bawahnya ada garis streamline minimalis, melambangkan jalan. Sedangkan di antara monument dan tulisan Titik Nol Trans Sulawesi , ada patung ikan Tuna, sebagai tanda bahwa Kota Bitung sebagai produsen Tuna terbesar di Indonesia.

Advertisements

3 COMMENTS

  1. I have noticed you don’t monetize your website,
    don’t waste your traffic, you can earn additional bucks every
    month because you’ve got high quality content. If you want to know how to
    make extra money, search for: Boorfe’s tips best
    adsense alternative

  2. Hello admin, i must say you have hi quality articles here.
    Your website can go viral. You need initial traffic only.

    How to get it? Search for: make your content go viral Wrastain’s tools

  3. I have checked your site and i’ve found some duplicate content, that’s why you don’t rank
    high in google, but there is a tool that can help
    you to create 100% unique content, search for; Boorfe’s tips unlimited content

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here