Terkait Korupsi Pembangunan SMA N Nusa Tabukan, 2 ASN Sangihe Masuk Bui

0
608
Irwan Datuinding SH MH, Kajari Kepulauan Sangihe

Indonesiablitz.com, Tahuna – Masih ingat dengan aksi penggrebekan di Ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangihe pada akhir tahun 2017 ? Hal tersebut terkait kasus dugaan korupsi pada proyek swakelola pembangunan gedung SMA Negeri Nusa Tabukan Tahun Anggaran (TA) 2016, senilai Rp 2,5 Miliar.

Kini prosesnya terus berlanjut, setelah dua oknum pejabat di Dinas Pendidikan Sangihe, ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Sangihe, Muhammad Irwan Datuinding SH MH, kepada wartawan mengatakan, kedua ASN yang bertugas di Dinas Pendidikan, masing-masing berinisial SM dan HT telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan, pada Selasa 16/1/2018.

“Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan dititip  di rumah tahanan (Rutan) Kelas II Tahuna hingga dua puluh hari ke depan. Penahanan keduanya untuk poses hukum lebih lanjut, serta memudahkan penyidik dalam pengembangan kasus.  Keduanya akan dimintai keterangan lanjutan, siapa saja yang terlibat dalam kasus proyek yang berbandrol 2,5 miliar itu. Kami berharap, kedua tersangka bersikap kooperatif, dan tidak perlu takut menyebutkan oknum pejabat lain yang terkait kasus ini,” tegas Datuinding.

Ketika disinggung, kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus tersebut, Datuinding menyatakan, bahwa sangat mungkin akan ada tersangka lain, asalkan kedua tersangka mau menyebutkan siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.

” Korupsi selalu dilakukan oleh orang yang memiliki jabatan, dan dilakukan untuk memperkaya diri sendiri dan atau orang lain, serta bersifat merugikan perekonomian negara. Kami berharap para tersangka kooperatif kepada penyidik dalam pengembangan kasus ini,” terang Datuinding.

Para tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara karena terbukti melanggar Pasal 2,3 dan 9 Junto Pasal 18 Undang – Undang nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan  Tindak pidana Korupsi.

Keduanya akan menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Manado, setelah seluruh berkas dilimpahkan ke Pengadilan. (allen/onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here