Nobel: Disnaker Akan Berlakukan Sanksi Kepada Pengusaha ‘Nakal’

0
479
Kadisnaker Kota Bitung, Weenas Ch. Nobel

Indonesiablitz.com, Bitung – Menanggapi kritikan Ketua SPSI RTMM kota Bitung, Estephanus Sidangoli, tentang buruknya mediasi yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja, saat terjadi perselisihan Pekerja dengan pengusaha, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bitung, Weenas Ch. Nobel mengatakan bahwa pihaknya akan memperbaiki kekurangan tersebut. Hal tersebut disampaikan mantan Kabag Hukum Setda Pemkot Bitung, kepada indonesiablitz.com.

” Kami akan menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi, kami akan menyelesaikan masalah perburuhan jika ada laporan dari pekerja ataupun serikat pekerja. Adapun mengenai sumber daya mediator perselisihan perburuhan, kami akan terus melakukan pembinaan. Sehingga mediasi dapat dilaksanakan lebih optimal,” terang Nobel.

Sedangkan tentang adanya pengusaha yang belum menerapkan UMP, Weenas Nobel mengaku kesulitan mengawasi pengusaha yang memberlakukan upah di bawah UMP, karena kewenangan Pengawasan Disnaker Kabupaten/ Kota, saat ini sudah diambil alih oleh Disnaker Provinsi

” Sekarang kami tidak memiliki wewenang dalam hal pengawasan perusahaan/ pengusaha dalam pencegahan pelanggaran Undang-Undang Ketenagakerjaan, karena kewenangan pengawasan sudah berada di Disnaker Provinsi,” ungkap Nobel.

Meskipun demikian, Weenas Nobel berjanji akan menegakkan aturan Ketenagakerjaan dalam perselisihan hubungan industrial. ” Para pekerja yakinlah, kalau kita akan menjalankan tugas sesuai prosedur. Termasuk memberikan sanksi-sanksi kepada pengusaha nakal. Namun sanksi akan kami lakukan sesuai tahapan, seperti yang telah diatur dalam Undang-Undang,” pungkasnya.

 

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here