Korban PHK PT. Delpi Blokade Perusahaan

0
890
Buruh korban PHK PT. Delta Pasifik Indotuna, blokade perusahaan dengan mengusir kendaraan yang akan masuk.

Indonesiablitz.com, Bitung – Ratusan orang buruh perusahaan pengalengan ikan PT. Delta Pasifik Indotuna, memblokade satu-satunya akses jalan pintu masuk perusahaan. Para buruh kecewa, pihak perusahaan dianggap tak konsisten dengan perintah Walikota Bitung, Max Lomban, untuk menyelesaikan hak-hak buruh korban PHK.

Setiap kendaraan yang akan masuk ke lokasi perusahaan diusir oleh para buruh yang geram dengan sikap manajemen perusahaan. Dari pantauan indonesiablitz.com, sejumlah mobil yang akan memasok ikan di perusahaan tersebut, dipaksa kembali oleh para buruh. Bukan itu saja, mobil truk kontener yang akan masuk, terpaksa harus kembali karena dihadang buruh. enda

” Perusahaan tak membayarkan hak-hak kami, justru menambah PHK buruh sebanyak 37 orang, sehingga jumlah seluruh buruh yang di PHK menjadi 549 orang,” kata seorang korban PHK, Lusye Bohang.

Para buruh semakin naik pitam, karena tak ada niat perusahaan untuk segera memberikan hak-hak normatif korban PHK, namun justru membuka dan menempelkan lowongan baru untuk posisi yang mereka tinggalkan.

” Ini sama dengan mengadu domba masyarakat Kota Bitung, satu masalah belum selesai PT. Delpi justru memperkeruh masalah, dengan rekrutmen baru. Apabia pemerintah tidak segera bertindak jangan salahkan buruh, jika terjadi konflik horisontal, ” semprot Ketua SPSI – RTMM, Estephanus Sidangoli.

Para buruh bertekad memblokade perusahaan, sampai perusahaan membayarkan hak-hak mereka. Ratusan buruh menginap di depan pintu masuk PT. Delpi, dengan  memasang tenda darurat. Mereka juga membuat dapur umum, untuk memasok kebutuhan makanan para korban PHK tersebut.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here