Harga Kopra Anjlok, Warga Berharap Pemerintah Stabilkan Harga

0
909

indonesiablitz.com, Tahuna – Menyusul anjloknya harga kopra, tak hanya membuat sedih para petani, namun dampak dari terjun bebasnya harga salah satu komoditi andalan di negeri Tampungang Lawo ini, membuat sebagaian besar warga enggan lagi untuk melakukan panen kelapa milik mereka.

“Sampai akhir tahun 2017 lalu, kami bisa menikmati hasil penjualan kopra delapan ribu rupiah per kilo gram, tapi saat ini harganya turun hingga lima ribu rupiah perkilonya. Dengan harga seperti itu, tentunya sangat berdampak bagi kami warga yang hanya bergantung hidup dari hasil pohon kelapa itu, sebab jika dihitung dengan ongkos kerja, maka hasil penjualan dengan harga kopra saat ini, kami tidak mendapat kelebihan, meskipun pohon kelapa milik kami sendiri,” keluh Marinus Budiman, salah satu petani kelapa dari Kampung Hiung Kecamatan Manganitu, kepada media ini, Sabtu pekan lalu.

Dia kemudian berujar, untuk melakukan panen kelapa, mereka harus mengeluarkan uang tiga ribu rupiah kepada pemanjat per satu pohon kelapa, termasuk biaya angkutan dimana jika dihitung dengan harga kopra saat ini yang hanya lima ribuh rupiah perkilo, justeru menjadi tidak seimbang dengan hasil penjualannya. Merekapun menaru harapan kepada para wakil rakyat yang duduk di Lembaga Legislatif, agar bisa memperjuangkan aspirasi mereka sehingga harga jual kopra bisa menjadi stabil kembali.

Akan hal ini, Wakil Ketua Satu DPRD Kepulauan Sangihe, Fri John Sampakang, mengatakan, jika pihaknya sudah beberapa kali didatangi oleh para petani kepala dengan keluhan yang sama, terkait anjloknya harga jual kopra, namun ia memberikan penjelasan, bahwa turunnya harga jual kopra seperti sekarang ini, bukan hanya terjadi di Sangihe, tetapi di seluruh Indonesia, penyebabnya adalah menurunya harga jual minyak kelapa dunia.

“Sebagai wakil rakyat, saya tentunya harus memberikan penjelasan kepada warga penyebab harga kopra yang turun drastis saat ini, bukan karena adanya permainan harga yang dilakukan oleh para pengusaha pembeli, tetapi hal seperti ini, terjadi di seluruh Indonesia. Namun kalau sampai ada pengusaha yang terbukti memainkan harga, kami siap melakukan pembelaan bagi warga petani,” ungkap Sampakang, seraya menambahkan, bahwa masalah turunnya harga kopra secara drastis seperti saat ini, sudah sering terjadi, dan pada saat tertentu harga beli kopra pasti akan kembali stabil. (allen/onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here