Goan Siao Eksotis… Tradisi Po Kiam atau Asah Pedang Tujuh Bintang

0
646
Tradisi Po Kiam atau asah pedang tujuh bintang, di Klenteng Seng Bo Kiong, pada Rabu, 28/2/2018

Menjelang Prosesi Goan Siao tahun Imlek 2569,  warga keturunan Tionghoa di kota Bitung Sulawesi Utara,  menggelar tradisi ritual Po Kiam atau mengasah Pedang Tujuh Bintang,  serta senjata yang akan digunakan para Tang Shin dalam Prosesi Goan Siao, Jumat mendatang. Hal ini dilakukan untuk keselamatan para Tang Shin serta mengusir hawa jahat pada setiap senjata tajam.

Ritual po kiam atau asah pedang serta senjata tajam lainnya  berlangsung di Klenteng Seng Bo Kiong, Kelurahan Kadoodan, Kota Bitung, pada Rabu 28/2/2018. Jumlah senjata yang diasah sebanyak tujuh belas pedang,  serta dua mata tombak.

Po Kiam atau pedang tujuh bintang di Altar Thian Sang Seng Bo, siap digunakan para Tang Sin

Sejumlah pemuda altar, Klenteng Seng Bo Kiong bergantian mengasah senjata-senjata tajam tersebut. Mereka diharuskan puasa tidak makan, makanan bernyawa atau vegetarian selama tujuh hari, atau dalam bahasa Mandarin Cia Cay. “ Yang melakukan asah pedang harus anak anak altar, karena setiap personil harus menjalani puasa   cia cai.  Peralatan ritual po kiam terdiri dari batu asah, air serta kertas emas. Kertas emas digunakan untuk mengusir hawa-hawa jahat yang berada di setiap senjata,” kata Rohaniwan Rolly Ciwulusan.

Menurut Rolly Ciwuulusan, prosesi Po Kiam berlangsung hari in, karena diyakini sebagai hari lahir Kwan Kong, atau  anglima perang utusan Tuhan turun ke bumi, untuk membasmi kejahatan.

Seorang Tang Shin Klenteng Seng Bo Kiong, mencoba Po Kiam dan Tombak yang akan keliling Kota pada Jumat mendatang.

“ Dalam prosesi Po Kiam,  Senjata yang akan digunakan dalam Prosesi  Goan Siao.harus tajam , sajam tersebut  akan digunakan para Tang Shin,  yang kebal senjata tajam, dan  untuk membasmi hal-hal negative  serta untuk penyelamatan dan kemakmuran umat manusia.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here