Oknum ASN Porak-Porandakan Ruang kntor BKD

0
350
Kondisi Ruangan Kabid Mutasi Usai Diamuk oknum ASN GA. GA kini menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus perusakan, di Mapolres Sangihe.

Gaghana : Kalau Mau Jadi Preman Berhenti Saja Dari ASN !!!

indonesiablitz.com, Tahuna – Sikap tak terpuji diperlihatkan salah satu oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial GA di lingkup Pemkab Sangihe, yang nekad mengamuk dan memporak-porandakan ruangan Kepala Bidang Mutasi, Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Sangihe. Insiden tersebut terjadi Selasa (10/4), kemarin, sekitar pukul 13.30 Wita, itu sontak mengagetkan seluruh staf yang berada di ruangan tersebut.

Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, saat dikonfirmasi terkait ulah bawahannya, mengaku kaget, seraya menyatakan kekesalannya atas sikap seorang abdi Negara yang melakukan tindakan yang melanggar aturan seperti itu.

“Seorang ASN itu, harus patuh dan taat aturan, kalau tidakannya sudah seperti seorang preman, lebih baik berhenti saja dari ASN. Yang pasti kita akan ambil tindakan tegas, bagi setiap ASN yang melakukan tindakan yang melanggar aturan, apalagi sampai merusak asset daerah,” ujar Gaghana, kepada media ini, Selasa petang kemarin.

Sementara itu, Kabid Mutasi BKDD Sangihe, Viva Yunda Masoa, menuturkan, sekitar pukul 13.30 Wita, GA mendatangi ruangannya, sembari mempertanyakan biaya pindahnya. Sebelumnya, yang bersangkutan bertugas sebagai staf di Sekertariat DPRD Sangihe, ia kemudian dimutasi di Kecamatan Tabselteng.

Masoa kemudian memberikan penjelasan kepada GA, bahwa menyangkut biaya pindah/mutasi seorang ASN bukan urusan Kabid Mutasi, tetapi merupakan tupoksinya Badan Keuangan Daerah. Ia mengaku, sempat terlibat adu mulut setelah GA mengatakan bahwa Kabid Mutasi bikin susah orang.

“Mutasi bagi setiap ASN kan tidak melanggar aturan, sebab sumpah siap akan ditempatkan dimana saja, sudah melekat dalam diri seorang abdi Negara ketika ia resmi menjadi seorang ASN,” tutur Masoa.

Kasus perusakan ini kemudian dilaporkan ke Mapolres oleh Kabid Mutasi, dimana usai menerima laporan, petugas langsung mengamankan yang bersangkutan di sel tahanan, Mapolres Sangihe, untuk diproses lebih lanjut. (allen/onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here