Ribuan Rumah Rusak dan 14 Orang Meninggal Akibat Gempa NTB

0
42
Ribuan rumah rusak dan 14 orang meninggal dunia akibat gempa 6,4 SR di Nusa Tenggara Barat

Indonesiablitz.com, Mataram – Pasca gempa bumi dengan kekuatan 6,4 SR yang mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa pada Minggu (29/7/2018) pukul 05.47 WIB masih diikuti dengan gempa susulan. Hingga pukul 14.00 WIB, BMKG mencatat telah terjadi 124 kali gempa susulan.
Kepala Pusat data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengeluarkan data resmi, sesuai data laporan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat ” Lebih dari seribu unit rumah rusak dan tercatat 14 orang meninggal dunia, serta 162 jiwa luka-luka. Dampak terparah dari gempa di Kabupaten Lombok Timur. Di wilayah ini 10 orang meninggal dunia, seorang di antaranya warga Malaysia,” kata Sutopo.

Menurut Sutopo Purwo Nugroho, kebutuhan mendesak saat ini di lokasi terdampak gempa NTB adalah tenaga medis, tandu, peralatan kesehatan, kids ware dan makanan siap saji. BPBD dan beberapa instansi lain telah menyalurkan bantuan permakanan, air mineral, tenda pengungsi, makanan lauk pauk, makanan tambahan gizi dan lainnya.

” Kami saat ini memobilisasi peralatan dan logistik ke NTB. BNPB terus mendampingi BPBD dan mengirimkan bantuan yang diperlukan, sebelum  Logistik dan peralatan BNPB tiba,  BPBD NTB kini menyalurkan logistiknya untuk membantu korban gempa,” tambah Sutopo.

Evakuasi pendaki yang berada di Gunung Rinjani masih dilakukan oleh petugas. Berdasarkan data dari  Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), jumlah pendaki ke Gunung Rinjani tercatat 826 jiwa, baik wisatawan asing maupun lokal. Laporan dari BTNGR Resor Senaru  sebanyak 115 orag wisatawan asing sudah turun di Senaru Kabupaten Lombok Utara. Proses evakuasi pendaki masih dilakukan oleh petugas BTNGR, Kantor SAR Mataram, Brimob Polri NTB dan relawan.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here