Polisi Usut penyalahgunaan Dandes 3 Kampung

0
151
Ilustrasi: dana desa (sumber: goukm.id)

Indonesiablitz.com, Tahuna – Aparat Kepolisian Polres Kepulauan Sangihe, tengah mendalami dan mengusut kasus dugaan penyalagunaan Dana Desa (Dandes) tahun 2017, yang dilaporkan oleh masyarakat. Tercatat ada tiga Kampung laporannya sementara diseriusi oleh pihak penyidik Polres Sangihe, masing-masing, Kampung Nahepese Kecamatan Manganitu, Kampung Kalama Kecamatan Kepulauan Tatoareng dan Kampung Mahumu I Kecamatan Tamako.

Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Denny Tampemawas, kepada media ini, Senin (13/8), membenarkan adanya laporan kasus dugaan penyelewengan Dandes di tiga Kampung yang sedang dalam penyidikan.

“Berdasarkan laporan masyarakat, terkait dugaan penyelewengan Dandes 2017 lalu, sudah ditindaklanjuti melalui proses pendalaman dan penyelidikan, dengan melakukan pemeriksaan kepada terhadap nama dari pihak yang disebut dalam laporan masyarakat itu,” ungkap Tampemawas.

Ditanya apakah kasus ini akan berlanjut pada penetapan tersangka, Tampemawas, mengatakan, jika dari hasil penyelidikan diperoleh cukup bukti, dipastikan akan ada penetapan tersangka.

Kasus dugaan penyelewengan Dandes yang sementara diproses oleh kepolisian ini, mendapat dukungan dari pihak Aktivis Penggiat Anti Korupsi Sangihe, Johny Rompas, yang menyatakan dukungannya serta apresiasi bagi aparat kepolisian Polres Sangihe yang langsung menindaklanjuti laporan masyarakat, terkait dugaan korupsi Dandes itu.

“Kami berharap, kasus dugaan korupsi dana desa yang terjadi di daerah ini, bisa diproses tuntas oleh aparat penegak hukum, sebab dana desa merupakan uang Negara yang diperuntukan bagi kesejahteraan masyarakat banyak, bukan untuk dikorupsi,” tandas Rompas. (allen/onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here