KPK : Pejabat Jangan Main Gratifikasi

0
292

INDONESIABLITZ.COM, Tahuna – Kehadiran tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kamis (6/7), sempat mengejutkan berbagai pihak. Namun setelah ditelusuri, tim yang beranggotakan tiga orang, masing-masing, Erwin Noorman (Ketua Tim), Andy Purwana (Head Direktorat Gratifikasi) dan Maria Danastri (Spesialis Muda Gratifikasi) itu, untuk menyampaikan sosialisasi tentang gratifikasi di hadapan seluruh pimpinan OPD, serta para pejabat Yudikatif yang ada di Kepulauan Sangihe.

Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, mengawali sambutannya, memberi apresiasi kepada tim dari KPK yang jauh-jauh bisa sampai di Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang merupakan daerah terluar berbatasan dengan Negara tetangga Filipina.

Bupati juga meminta kepada seluruh peserta untuk menyimak sebaik mungkin, setiap materi tentang gratifikasi yang disampaikan oleh tim.

“Menjadi suatu kebanggaan bagi kami masyarakat Sangihe, ketika mendapat kunjungan tamu dari Jakarta, apalagi tamu yang datang saat ini, orang dari lembaga anti rasuah. Saya berharap seluruh pimpinan OPD yang hadir untuk menyimak sebaik mungkin, setiap materi yang disampaikan oleh tim KPK, menyangkut gratifikasi,” ujar Gaghana.

Sementara itu, Andy Purwana dalam materinya, mengingatkan kepada para pejabat di lingkup Pemkab Sangihe, maupun bagi pejabat di lembaga Yudikatif, agar jangan main-main dengan masalah gratifikasi. Ia menyatakan, kebanyakan pejabat pemerintahan yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK, karena masalah gratifikasi.

“Apapun alasannya, bagi para pejabat pemerintahan maupun aparat penegak hukum, tidak dibenarkan menerima gratifikasi, apalagi dalam bentuk uang,” pungkas Purwana. (allen/onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here