Pelayanan Buruk, Dwelling Time di Pelabuhan Bitung Berminggu-minggu

1
88
Setiap kapal yang akan bongkar-muat di Pelabuhan Bitung, harus mmenunggu berminggu-minggu, akibat buruknya pelayanan operator pelabuhan

Indonesiablitz.co, Bitung – Kinerja operator pelabuhan Bitung, yakni PT. Pelindo (persero) dikeluhkan para pengguna jasa transportasi laut. Pasalnya kapal-kapal barang yang akan melakukan kegiatan bongkar-muat di pelabuhan tersebut, harus menunggu berminggu-minggu untuk sandar di dermaga milik perusahaan plat merah tersebut.

Hal ini menyebabkan pembengkakan biaya yang harus dikeluarkan pemilik barang, karena mereka harus membayar demmurage atau molornya jadwal bongkar-muat kepada pemilik kapal. Pemilik kapal harus belanja Bahan Bakar Minyak, dan logistik ABK, selama masa menunggu kegiatan. Apalagi pihak operator pelabuhan juga menagih biaya labuh-tambat.

“Kami sudah menerima banyak keluhan dari pengusaha kapal yang terus merugi karena begitu lamanya waktu tunggu bongkar muat barang disini (Pelabuhan Bitung-red), dan kami sudah teruskan semua keluhan ini kepada pemerintah serta DPRD,” ungkap Erow Sondakh selaku Ketua DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat (APBMI) Sulawesi Utara.

Selain APBMI, pihak Indonesia National Shipowners Association (INSA- Asosiasi Pemilik Kapal Indonesia) Bitung juga mengaku menerima keluhan yang sama dari para pemilik kapal maupun agen pelayaran. Sekretaris INSA Bitung, Vengky Kailas memaklumi bahwa BUMN seperti PT. Pelindo harus memenuhi target keuntungan, namun jangan sampai mengorbankan pelayanan.

“ Ini harus menjadi perhatian bersama agar jangan sampai merugikan masyarakat. Karena biaya-biaya tersebut tetap akan dibebankan kepada masyarakat, yakni dengan menaikkan harga satuan. Pelindo sebagai operator pelabuhan dan para pengguna jasa harus dapat duduk bersama untuk membicarakan hal itu,” harap Kailas.

Tidak hanya APBMI dan INSA saja, ternyata hal ini juga menjadi perhatian Wakil Wali Kota Bitung, Ir Maurits Mantiri, yang juga menerima keluhan tersebut. Kepada wartawan Mantiri menyatakan turut prihatin dan kecewa lantaran efek dari pelayanan yang kurang baik dan berbelit-belit tersebut maka investor bisa lari dan berpindah ke daerah lain. Lebih fatal lagi kenaikan harga yang dibebankan kepada konsumen, akan mengurangi daya saing produk dari Sulawesi Utara.

Advertisements

1 COMMENT

  1. Very nice post. I simply stumbled upon your weblog and wished to say that I have really enjoyed surfing around your blog posts. In any case I will be subscribing on your feed and I am hoping you write once more very soon!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here