Atasi Krisis Air Bersih, Balai Sungai Kucur Rp 15 M PDAM Tahuna

0
196

INDONESIABLITZ.COM, Tahuna – Upaya Direktur Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tahuna, Novilius Tampi dalam mengatasi berbagai permasalahan krisis air bersih di daerah ini patut diacungi jempol. Salah satu usulan permohonan dana bantuan disetujui pihak Balai Sungai Provinsi senilai Rp 15 miliar, dan akan direalisasikan tahun 2019 mendatang.

Kepada wartawan, Tampi menjelaskan, soal kepastian dana bantuan sebesar 15 miliar itu, saat ia mengikuti Workshop SIPA (Sistem Informasi Terpadu ) yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR dan SATKEL PKPAM Balai Sungai Propinsi, belum lama ini.

“Pada forum itu, saya menanyakan langsung soal usulan bantuan dana untuk PDAM Tahuna, saat itu juga pihak Balai Sungai Provinsi langsung memberikan jawaban jika usulan itu telah disetujui dengan nominal 15 miliar, dan akan direalisasikan pada tahun 2019 mendatang,” ujar Tampi.

Dia menjelaskan, dana bantuan senilai 15 miliar itu, nantinya akan digunakan untuk pembuatan jaringan pipa untuk pengambilan air baku yang sumber mata airnya berada di Onggoi dan akan dibawa ke Tarea Kelurahan Soataloara, tepatnya di belakang kantor Bupati, untuk mengstabilkan distribusi air bersih di Kelurahan Sawang Bendar atau di pusat Kota Tahuna, yang kerap bermasalah jika terjadi kemarau panjang seperti saat ini.

Menurutnya, debit air yang dihasilkan dari sumber air Tarea saat ini mengalami penyusutan cukup signifikan, dalam satu detik hanya menghasilkan dua liter air. Sebagian dari dana bantuan itu juga akan digunakan untuk penangkap dan pipa ke Terea.

Sementara itu, menyangkut proses pembangunannya, PDAM Tahuna hanya penerima barang dan pelaksana saja, sedangkan untuk proses lelang dan lainnya sudah menjadi urusan dari pihak Balai Sungai Provinsi.

Dia menambahkan pada tahun 2019 nanti, PDAM Tahuna juga memperoleh bantuan dana dari SATKEL PKPAM, senilai Rp 1,5 miliar yang akan digunakan untuk perbaikan Intek di Kampung Hiung Kecamatan Manganitu. Pada acara workshop SIPA, pihaknya juga diminta untuk sesegera mungkin memasukan usulan hingga batas tanggal 31 Oktober 2018, untuk angaran tahun 2020.

SIPA kementerian PUPR sudah terkoneksi dengan PDAM Tahuna, Bapelitbang dan SATKEL PKPAM.

“Jadi kita bisa memasukan usulan secara online, asalkan sesuai data yang ada. Ini adalah bentuk kemudahan yang disiapkan oleh pemerintah pusat dalam melakukan pelayanan secara cepat dan tepat. Artinya, dalam melakukan usulan dana, kita tidak lagi membawa berkas dengan map yang tebal. Cukup dengan menginput data melalui program SIPA Kementerian, kita sudah bisa memperoleh semua data sumber air, Air Baku dan lainnya,” tutup Tampi. (allen/onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here