LIPI Riset Potensi Laut Sangihe

0
268

INDONESIABLITZ.COM, Tahuna – Tim Riset Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) melakukan ekspedisi untuk mengungkap potensi serta kekayaan laut yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kegiatan tersebut diawali dengan Open Ship Kapal Riset (KR) Baruna Jaya VII ekspedisi Widya Nusantara tahun 2018 di Pelabuhan Laut Tahuna, Sabtu pekan lalu.

Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, menyambut baik kehadiran tim riset LIPI di daerah ini, dalam rangka menggali kekayaan serta potensi laut yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Pemerintah daerah, tentunya memberi respon positif atas kehadiran Tim Riset LIPI di Sangihe, karena dengan dilakukannya ekspedisi terhadap potensi serta kekayaan laut di Kepulauan Sangihe, kegiatan ini akan berdampak positif dalam memajukan ilmu pengetahuan di bidang kelautan. Ekpedisi ini merupakan langkah tepat, karena dapat dimanfaatkan sebagai media untuk memperoleh informasi secara luas tentang potensi serta kekayaan laut yang kita miliki,” ujar Gaghana.

Dikatakannya, Kehadiran Tim Riset LIPI untuk melakukan kegiatan penelitian di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang merupakan pintu gerbang maritim, adalah langkah tepat dalam mencari solusi terbaik untuk memajukan daerah ini sebagai pintu gerbang maritim.

Sebab melalui ekspedisi seperti ini, akan mengungkap potensi kekayaan sumber daya di laut, pantai dan pulau-pulau kecil yang ada di wilayah Kepulauan Sangihe, yang pontensinya belum diketahui oleh khalayak banyak.

Sementara itu, Wakil Ketua LIPI, Prof Dr Ir Bambang Subianto dalam sambutanya menjelaskan, dengan berlabuhnya Kapal Riset Pelabuhan laut Tahuna, merupakan momentum yang sangat berharga untuk tetap dikenang.

“Seperti kita ketahui bersama, keberadaan puluhan pulau yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe ini, belum kita teliti seperti apa dan seberapa besarnya nilai dari potensi yang ada di dalam laut.

Kami berharap, melalui ekspedisi ini, potensi serta kekayaan laut di daerah ini, akan diketahui untuk menjadi sebuah kekayaan daerah dalam memajukan perekonomian di daerah yang berbatasan dengan Negara tetangga Filipina, ujar Subianto.

Dia juga menjelaskan Kapal Riset Baruna Jaya VII yang akan digunakan untuk ekspedisi, dilengkapi dengan peralatan canggih, diantaranya bisa melihat obyek di dasar laut dengan kedalaman 12 ribu kilometer. Intinya, kata dia, kapal tersebut dilengkapi dengan peralatan untuk menganalisa serta laboratorium.

“Kami berharap, melalui open ship ini, akan ada MoU antara Pemerintah daerah dengan LIPI, dalam rangka menerapkan teknologi LIPI untuk pemanfaatan sumber daya alam lokal yang potensial sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan Undang-undang baru,” tutupnya.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong, Kapolres Sangihe AKBP Sudung Ferdinan Napitu SIK, Direkur Polnustar Prof Dr Ir Frans G Ijong yang diwakili Wakil Direktur I Bidang Akademik Ferdinan Gansalangi, para Dosen Politeknik Nusa Utara, mahasiswa serta sejumlah pelajar setingkat SLTA. (allen/onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here