Perairan Sulut Terancam Pencemaran Minyak

0
122
Perairan Sulut rawan pencemaran minyak di laut

Indonesiablitz.com, Manado- Perairan di Sulawesi Utara terancam pencemaran tumpahan minyak. Terutama dari minyak tumpahan akibat kebakaran kapal. Karena kepadatan pelayaran di perairan Manado maupun Pelabuhan Bitung. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pangkalan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Bitung, mengasah personilnya untuk mengikuti simulasi penanggulangan tumpahan minyak di laut.

Kegiatan tersebut berlangsung di Teluk Manado, pada Rabu 5/11/2018. Sebelumnya para peserta mendapatkan berbagai teori penanggulangan tumpahan minyak di laut, di Tondano Hall, Hotel Mercure Manado, selama dua hari.

Dalam simulasi penanggulangan tumpahan minyak, disekenariokan sebuah kapal tak dikenal terbakar di Perairan Manado. Warga yang mengetahui musibah ini langsung menyampaikan ke Stasiun Radio Pantai, sehingga armada setiap instansi Kemaritiman bersiaga. Termasuk Kapal yang dioperasikan Pangkalan KPLP, KN Gandiwa dan KN Pasatimpo, bergerak cepat dalam melakukan penyelamatan kapal yang terbakarserta mengantisipasi tumpahan minyak di laut

” KN Gandiwa dan Pasatimpo untuk segera padamkan kebakaran, serta evakuasi ABK Kapal untuk meminimalisir jatuhnya korban. KN Gandiwa dan Pasatimpo harus siap dengan Oil Boom, jika terjadi tumpahan minyak,” perintah Kepala Pangkalan KPLP Bitung, Andy Amran melalui Radio.

Kepala KPLP Bitung Andy Amran SH MH didampingi Ketua Panitia Sugeng Riyono usai acara Simulasi mengatakan bahwa Simulasi ini sangatlah penting dalam upaya penyelamatan akan kapal di laut ketika terbakar. “Kami juga bekerjasama dengan instansi Perhubungan Laut, Kantor Kesehatan Pelabuhan serta KSOP serta Kepolisian Polsek Pelabuhan dan Dinas Pemadam Kebakaran Bitung dan Manado untuk bersama-sama melihat dan memberikan pemahaman dan penjelasan akan bagaimana melakukan penyelamatan kapal saat terjadi kebakaran di laut,” pungkas Amran.

Ketua Panitia Sugeng Triyono mengatakan bahwa kegiatan Simulasi ini adalah merupakan rangkaian acara pelatihan keterampilan pemadaman kebakaran (Damkar) dan Penanggulangan Tumpahan Minyak (PTM) di laut.
“Kegiatan ini telah dimulai sejak Senin (03/12) sampai Rabu (05/12) kemarin yang mudah-mudahan akan memberikan nilai positif kepada peserta dalam hal penanggulangan kecelakaan kapal di laut,” kata Sugeng.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here