Awas DBD !!! 2 Orang Meninggal di Sangihe

0
138

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dengan vektor nyamuk Aedes aegypti di Kabupaten Kepulauan Sangihe, telah memakan korban jiwa, dari 66 penderita penyakit mematikan itu, dua diantaranya telah meninggal dunia.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan Sangihe, dr. Joppy Thungari, kepada wartawan belum lama ini.

“Selang bulan Oktober 2018 hingga Januari 2019, tercatat 66 kasus penderita DBD yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Bahkan dalam sepekan terakhir dua penderita DBD telah meninggal dunia,” ujar Thungari.

Dia menyatakan berbagai upaya pencegahan telah dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan, dengan melakukan fogging di lima kelurahan dan kampung yang merupakan wilayah endemik penyebaran dari nyamuk Aedes Aegypti, sebagai sumber utama wabah penyakit DBD.

Upaya lainya, tambah Thungari, adalah melakukan sosialisasi dan menggalakkan hidup sehat kepada masyarakat di wilayah endemic, dimana sesuai Surat Edaran Gubernur Sulut, Nomor 44.1/19.148/Sekr-Dinkes, Tentang Gerakan serentak penanggulangan DBD, selain melakukan fogging untuk membunuh nyamuk dewasa, yang paling penting adalah memusnakan jentik nyamuk dengan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk , Menguras Menutup Mendaur ulang (PSN 3M PLUS).

Hal tersebut harus dilakukan secara kontinyu setiap saat di lingkungan rumah, sekolah, perkantoran, tempat umum, rumah ibadah serta pekuburan, dengan menguras/membersihkan tempat yang bisa digenangi air, seperti bak mandi, kaleng-kaleng bekas agar tidak dibuang sembarangan, serta menutup rapat, wadah yang dijadikan penampungan air bersih. (allen/onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here