Kampanye di Gereja, IVL Terancam 2 Tahun Penjara

0
48
Majelis Hakim PN Bitung, sidang kasus pidana Pemilu Caleg DPRD Sulut, dari partai Berkarya IVL, memutar video pembagian kartu nama di gereja,

Indonesiablitz.com, Bitung – Pengadilan Negeri Bitung, Sulawesi Utara, menggelar sidang kasus pidana Pemilu yang pertama, pada Selasa, 19/3/2019. Yakni kasus kampanye yang dilakukan oleh Caleg DPRD Prov. Sulut dari Partai Berkarya Dapil Bitung-Minut,  IVL, alias Von, yang melakukan kampanye membagikan kartu nama di tempat ibadah (gereja).Sidang berlangsung secara marathon, pada pagi hari agenda sidang pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum terhadap terdakwa Von.

JPU Kejari Bitung mendakwa Von melanggar Undang-Undang Pemilu tahun 2017, pasal 280, ayat 1 huruf H. Dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun penjara dan denda maksimal Rp 24 juta.Majelis Hakim dengan Ketua Julianti Wattimury, hakim anggota Anthoni Mona dan Natalia Sumurung, menskors sidang dan membuka kembali sidang kedua pada pukul 14.00, dengan agenda mendengarkan saksi fakta dan saksi ahli.

Tiga orang saksi fakta, tidak hadir, sehingga JPU Kejaksaan Negeri Bitung hanya menghadirkan dua orang saksi ahli. Yakni Komisioner KPU Sulut, Yafeth Tinangon dan Ahli Hukum Pidana Universitas Sam Ratulangi, Dr. Jhony Lembong.

” Saya sudah bersaksi di Bawaslu dan Gakumdu, serta melihat bukti video pembagian kartu nama  oleh terdakwa di salah satu gereja, setelah ibadah kebaktian. Dan sesuai aturan, ini merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Pemilu,” kata Tinangon.

Senada, Ahli Hukum Pidana Unsrat Jhony Lembong juga memberatkan terdakwa IVL, dengan keterangannya di muka persidangan. Karena tindakan terdakwa membagikan kartu nama di tempat ibadah dianggap memenuhi unsur pidana.

” Dari video yang diputar ini terdakwa dengan sengaja dan terencana melakukan kampanye di tempat ibadah, dan diberikan ruang dan peluang untuk melakukannya. Namun jika terdakwa taat aturan , meskipun memiliki peluang pasti tidak akan melakukannya,” tegas Lembong.

Ketua Majelis Hakim, Juliati Wattimury menunda Sidang, hingga Rabu 20/3/2019, dengan agenda Tuntutan JPU atas kasus tersebut. Rencananya pada Rabu malam, PN Bitung akan menggelar sidang putusan.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here