PLN Tahuna Ancam Putus Kontrak Dengan PT. Pelangi Sulut

0
56

INDONESIABLITZ,COM – Sangihe – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Tahuna memberi ultimatum dan mengancam akan memutuskan kontrak kerja sama dengan PT. Pelangi Sulut, jika dalam waktu 2×24 jam belum juga menyelesaikan kewajiban mereka membayar gaji ratusan karyawanya. Penegasan tersebut disampaikan Akbar Akili mewakili pihak Manajemen PT. PLN (Persero) Wilayah Tahuna.

“Jika dalam waktu 2×24 jam, pihak PT Pelangi Sulut, tidak menyelesaikan pembayaran gaji karyawan, maka PLN Tahuna akan mengambil langkah tegas, yakni pemutusan kontrak kerja dengan PT Pelangi Sulut, apalagi perusahaan tersebut sudah masuk daftar black list, karena hingga saat ini ratusan karyawannya masih mogok kerja,” kata Akili.

Dia menjelaskan bahwa PLN Tahuna telah melayangkan surat sebagai bentuk laporan ke pimpinan PLN Wilayah Manado terkait kasus yang terjadi pada manajemen PT Pelangi Sulut, yang hingga saat ini belum membayar gaji ratusan karyawannya.

“Kami tinggal menunggu panggilan untuk dilaksanakan rapat dengan vendor, entah itu rapat pemutusan kontrak kerja sama dengan PT Pelangi Sulut kami juga belum tahu, tapi intinya sudah jelas bahwa dalam kontrak tersebut, jika pihak perusahaan tidak memenuhi hak karyawan setelah dilakukannya aksi mogok kerja, maka akan dilakukan pemutusan kontrak Perusahaan tersebut,” kata Akbar.

Desakan agar perusahaan yang dipimpin Simsony Sakul itu, untuk membayar gaji para karyawan terus dilakukan PLN Wilayah Tahuna, sesuai kesepakatan pada tanggal 15 Maret 2019, namun ternyata pihak perusahaan baru memasukan tagihannya ke PLN untuk bulan September-Oktober, dan tagihan tersebut telah ditandatangani pihak PLN tinggal menunggu tanda tangan dari pihak PT. Pelangi Sulut.

Akili menambahkan, dalam penandatanganan kontrak, pihaknya sangat hati-hati dan detail karena jika ada kekurangan pada berkas, akan dikembalikan untuk revisi lagi, agar pada saat pemeriksaan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama. Akili juga menegaskan, meski terjadi mogok kerja, namun PLN Wilayah Tahuna tetap memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat, dengan menempatkan sejumlah personil di masing-masing pos pelayanan hingga aksi mogok kerja berakhir. (allen/onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here