Polisi Bekuk Jambret Spesialis Perempuan Pulang Gereja

0
283
Polisi lumpuhkan tersangka penjambret spesialis perempuan yang pulang gereja, Fijay. (insert: barang bukti perhiasan hasil jambret)

Indonesiablitz.com, Bitung – Aparat Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bitung, Sulawesi Utara, membekuk tersangka kasus pencurian dengan kekerasan atau jambret FB alias Fijay, pada hari Minggu, 31/3/2019. Fijay merupakan penjambret yang korbannya merupakan perempuan dengan perhiasan mencolok, yang baru melakukan kebaktian di gereja. Dari Fijay polisi menyita barang bukti berupa motor milik pelaku, perhiasan kalung emas, serta telepon genggam.

” Tim Cobra yang dipimpin Iptu Darus, menangkap Fijay tak lama setelah pelaku melakukan aksi di muka salah satu Gereja. Beruntung ibu yang menjadi korban penjambretan menghafal Nomor Polisi motor pelaku, sehingga tim cobra dapat mengejar dan membekuk Fijay di ruas jalan Madidir,” kata Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Edy Kusnaedi.

Saat hendak ditangkap tersangka Fijay berusaha melarikan diri, sehingga Tim Cobra melumpuhkan kedua kakinya dengan timah panas. ” Pelumpuhan tersangka Fijay ini sudah sesuai prosedur, karena hendak melarikan diri,” tambah Kusnaedi.

Sempat Alih Profesi Menjadi Taksi Online
Tersangka Fijay merupakan pelaku tunggal aksi penjambretan di 23 lokasi di Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Manado. Selama tiga tahun aksinya belum pernah tertangkap.

” Jika ada teman biasanya cepat terungkap, saya melakukannya sendiri. Dari hasil jambret saya pernah beli mobil, dan menjadi sopir taksi online, tapi hasilnya kecil,” tutur Fijay, seraya merundukkan kepala.

Atas perbuatannya,polisi akan menjerat tersangka Fijay dengan pasal berlapis, yakni pencurian dengan kekerasan dan pemberatan karena pernah melakukan aksi yang sama.

” Fijay ini residivis kasus Curas, sudah dua kali keluar masuk Lapas, sehingga terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara ditambah sepertiga, atau maksimal dua belas tahun penjara,” tegas Kusnaedi.

Selain menangkap pelaku, polisi juga memeriksa 3 orang tersangka penadah barang-barang hasil aksi penjambretan, yang merupakan pedagang perhiasan emas di Kota Manado. Yakni AK alias Mey, HH alias Wati dan AT alias Ati.

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here