Warga Tabteng Keluhkan Material Longsor di Jalan

0
52
Timbunan material longsor di ruas jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Tabukan Tengah ke Tahuna, hingga kini belum dibersihkan.

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Bencana tanah longsor yang menutupi akses jalan utama di Kecamatan Tabukan Tengah (Tabteng) menuju Kota Tahuna, tepatnya di Kampung Dapuluhe dan kampung Kulur, hingga saat ini belum dibersihkan.

Padahal kejadianya sudah semenjak Sabtu pekan lalu, namun hingga kini timbunan tanah longsor masih menutupi badan jalan tersebut. Kondisi praktis berdampak buruk bagi warga di tiga kampung, yakni kampung Dapuluhe, Kulur dan Kampung Bira, mereka mengaku kesulitan untuk beraktivitas.

“Ya, sudah empat hari, jalan yang setiap hari kami lalui masih tertimbun tanah longsor, dan belum dibersihakan. Kami berharap pemerintah daerah melalui isntansi teknisnya, untuk segera menyingkirkan timbunan tanah yang menutupi badan jalan, sehingga masyarakat melaksanakan aktivitasanya seperti semula,” ujar Ipda (pol) Ersan Dolongseda, warga Kampung Kulur I, kepada Indonesiablitz.com, Selasa (2/4).

Sayangnya, Kepala BPBD Kepulauan Sangihe, Rivo Pudihang, saat hendak dikonfirmasi Senin siang tadi tidak berada di kantornya. “Pak Kaban sedang keluar, mungkin makan siang,” ujar salah satu staf kepada media ini.

Demikian halnya dengan Dinas Pekerjaan (PU), saat dimintai tanggapan terkait belum dibersihkannya tanah longsor di Kecamatan Tabteng, hanya menyatakan bahwa alat berat yang biasanya digunakan untuk penanganan bencana longsor dalam keadaan rusak, sehingga tidak bisa melakukan pembersihan. Hingga berita ini ditayang, belum ada jawaban pasi dari pihak BPBD maupun Dinas PU, kapan akan melakukan pembersihan tanah longsor yang menutup badan jalan di Kecamatan Tabteng itu. (allen/onal

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here