Sangihe KLB Rabies, 7 Warga Tewas

0
35
Kabid Peternakan Dinas Pertanian Peternakan Sangihe, Yatris Tiala

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Kabupaten Kepulauan Sangihe saat ini ditetapkan KLB (Kondisi Luar Biasa) Rabies. Sebanyak 7 orang harus kehilangan nyawa, karena digigit anjing gila.

Pihak Dinas Pertanian dan Peternakan telah melakukan upaya pencegahan agar Penyakit mematikan tersebut tidak meluas dengan melaksanakan Vaksinasi Rabies secara terus menerus di sejumlah wilayah. Hal tersebut dikemukakan Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Peternakan Sangihe, Yatris Tiala kepada para awak media Selasa (18/6).

“Kasus Rabies di Kabupaten Kepulauan Sangihe sudah dinyatakan sebagai status Kejadian Luar Biasa (KLB), hal ini disebabkan karena jumlah korban yang meninggal dunia akibat infeksi rabies sudah berjumlah 7 orang. Olehnya, upaya pencegahan melalui vaksinasi di sejumlah wilayah terus kami lakukan meski dengan tenaga vaksinator yang sangat minim,” ujar Tiala.

Dia menyatakan, pelaksanaan vaksinasi rabies telah dilakukan semenjak awal tahun 2019 sebelum Sangihe dinyatakan sebagai status KLB. Intinya tambah Tiala, meski tenaga vaksinator hanya berjumlah tujuh orang, yakni lima orang ASN dan dua orang dari Tenaga Harian Lepas, namun tetap dan terus turun lapangan untuk melakukan vaksinasi rabies di wilayah terdampak kasus rabies.

“Tim Vaksinator cukup kewalahan dalam melakukan vaksinasi karena jumlah populasinya mencapai 10 ribu lebih. Terhitung semenjak bulan Januari 2019 hingga saat ini baru sekitar 2 ribu populasi anjing yang telah tervakainasi,” tambah Tiala.

Kendala lainya, tambah Tiala adalah terbatasnya stok vaksin rabies yang dimiliki Dinas Pertanian dan Peternakan Sangihe. Namun pemerintah Provinsi telah memberikan bantuan untuk pemenuhan vaksin rabies.

Sedangkan untuk penambahan tenaga Vaksinator pihaknya telah mengusulkan pada rapat dengan pemerintah daerah bersama agar sebisa mungkin di setiap Kampung dilatih satu orang untuk menjadi tenaga vaksinasi rabies.(onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here