Manente Resmi Sebagai Kelurahan Sadar Kerukunan

0
92
Bupati Jabes Gaghana, Saat Menghadiri Pencanangan Manente Sebagai Kelurahan Sadar Kerukunan

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Kelurahan Manente Kecamatan Tahuna resmi dicanangkan sebagai Kelurahan Sadar Kerukunan. Acara pencanangan yang dirangkaikan dengan dialog lintas agama tersebut bertempat di aula Teletabis (8/7), dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, kepala kantor Kementrian Agama Provinsi Sulut, kepala kantor kementrian agama Minahasa Utara, Talaud dan Sangihe dan Forkopinda serta para tokoh dari lintas Agama.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Pdt Ambrosius Makasar, dalam sambutanya mengatakan, dengan dicanangkannya Manente sebagai Kelurahan Sadar Kerukunan, sebagai bukti bahwa hidup rukun antar umat beragama di Sangihe sangat kuat.

“Ini bukti bahwa hidup rukun antar umat beragama di Sangihe sangat kuat. Terima kasih pak Bupati yang telah menandatangani Prasasti Manente sebagai Kelurahan Sadar Kerukunan. Kami akan terus bekerja keras membangun kerukunan, eksistensi Kabupaten Sangihe yang benar-benar aman dan selalu memberi arti dan warna tersendiri dalam rangka membangun Indonesia yang rukun dan damai,” ujar Pdt Makasar.

Sementara itu, Kementrian Agama Sulut, Abdul Rasyid, menyampaikan, Kegiatan Desa Sadar Kerukunan, sesuatu yang sangat penting di Sulut, mengingat Provinsi Sulut sebagai batometer kerukunan antar umat beragama di Indonesia.

“Saya berharap setelah Kelurahan Manente, Kabupaten Kepulauan Sangihe bisa meraih predikat daerah toleran kerukunan antar umat beragama, termasuk indeks kesetaraan antar unat beragama, daerah paling toleran di Indonesia. Karena itu, pencanangan ini, Sangihe memiliki kans besar untuk meraih Harmoni Award, yang bisa menjadi daerah wisata,” kata Rasyid.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana dalam sambutanya mengatakan, kemajuan sebuah wilayah, termasuk negara selalu beedasar pada keamanan dan harmonisasi, karena hal paling utama ditanya oleh para tamu yang akan berkunjung ke suatu daerah, pasti adalah masalah keamanan swrta kerukunan antar umat beragama.

“Hari ini, Sangihe telah menapaki sebuah langka maju dengan dicanangkannya Manente sebagai Kelurahan Sadar Kerukunan. Ada sebuah harmonisasi antar umat beragama yang telah terbangun di daerah ini dan sepatutnya dijaga dan lebih ditingkatkan lagi, Sebab sehebat apapun Bupatinya, jika tidak ada tamu atau investor yang datang ke Sangihe karena alasan keamanan maka semuanya akan menjadi sia-sia,” ujar Gaghana.

Menurut Gaghana, acara dialog tersebut sangat penting diikuti agar tidak ada pihak yang terlena pada zona-zona nyaman seperti ini, ada simpul-simpul yang perlu ditanya, juga ada teman-teman MUI yang bisa dibicarakan. Perhatian pemerintah daerah terhadap tokoh-tokoh agama ini adalah kenyataan, pemerintah menjalankan tatanan pemerintahan. Keimanan yang kuat maka taat pada pemerintah, pemerintah bekerja tugas pemerintahan, dan juga melaksanakan tugas kemasyarakatan tentunya sangat mahal. (onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here