Ini Yang Dikerjakan Gaghana Untuk Sangihe

0
701
Bupati Sangihe, Jabes Gaghana

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Entah apa yang ada di benak Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, sehingga ia terkesan ogah membeberkan hasil kinerja pemerintahanya kepada seluruh rakyat negeri Tampungang Lawo, Sangihe.

Bahkan dalam kurun waktu 2 tahun 7 bulan menjabat sebagai kepala pemerintahan di daerah ini, Gaghana sangat jarang mempublikasikan tentang suksesnya hasil kinerja pemerintah daerah yang dibuktikan dengan meningkatnya Alokasi Dana Transfer dimana pertahunnya mengalami kenaikan sangat signifikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Assisten II Setda Sangihe, Harry Wolf mengungkapkan hal ini kepada Indonesiablitz.com Senin (14/10).

Wolf yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bapelitbangda Sangihe, mengatakan, bahwa progres kinerja pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Gaghana yang hanya dalam kurun waktu 2,7 bulan telah mendapat apresiasi plus reward dari pemerintah pusat dengan menaikan Alokasi Dana Transfer.

“Untuk DAU tahun 2018 yang sebelumnya hanya, Rp 517.617.418.000, pada tahun 2019 naik sebesar, Rp 552.725.098.000 dan pada tahun 2020 naik menjadi, Rp 566.763.479.000,” ujar Wolf.

Sedangkan untuk Dana Alokasi Khusus (DAK), tambah dia, kenaikannya sangat signifikan, dimana sebelumnya (tahun 2018), hanya senilai, Rp 96.567.000.000, pada tahun 2019 naik menjadi Rp 170.195.996.892.

Kabupaten Kepulauan Sangihe memperoleh rangking pertama dalam penerimaan DAK Fisik se Provinsi Sulut tahun 2019, yang sebelumnya hanya berada pada rangking ke 8.

Keberhasilan pemerintah lainya, adalah naiknya Dana Insentif Daerah (DID), tahun 2018 hanya sebesar, Rp 17.250.000.000, tahun 2019 naik sebesar, Rp 23.394.370.000 dan tahun 2020 naik menjadi Rp 42.307.430.009.

Sementara untuk Dana Bagi Hasil (DBH), pada tahun 2018 senilai, Rp 15.390.564.413, tahun 2019 menjadi Rp 16. 262.858.000.

Demikian halnya untuk Alokasi Dana Desa (ADD), pada tahun 2018 hanya sebesar Rp 99.715.800.000, tahun 2019 naik menjadi Rp 113.221.776.000, dan tahun 2020 naik sebesar, Rp 115.498.485.000.

Disinggung soal adanya tudingan segelintir orang bahwa, Bupati Gaghana gagal memimpin daerah ini, Wolf mengatakan tudingan seperti itu adalah sebuah hal biasa dan tidak perlu ditanggapi.

“Saya kira tidak akan menjadi aib bagi pemerintah daerah jika tidak menanggapi tudingan seperti itu, apalagi yang melakukan kritik adalah orang yang tidak paham soal pemerintah daerah. Saya sedang tidak membela pak Bupati sebagai pimpinan daerah, tetapi keberhasilan kinerja pemerintah daerah harus disampaikan ke publik, seperti kenaikan Alokasi Dana Transfer yang sangat signifikan,” ujarnya.

Dia justru balik bertanya kepada pihak yang kerap melayangkan kritik kepada pemerintah, apa saja yang pernah mereka perbuat dan berikan untuk daerah ini.

“Saya kira masyarakat Sangihe sudah sangat pintar dan tahu membedakan hal yang benar dan salah,” pungkasnya. (onal)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here