Lawendatu : ASN Mudik Akan Dikenai Sanksi Tegas

0
390
Kepala BKDD Sangihe, Steven Lawendatu

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Ini warning keras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Sangihe untuk tidak coba-coba mudik atau keluar daerah selama masa pandemi Covid -19, karena jika terbukti, maka sanksi tegas akan diberlakukan bagi mereka yang melanggar.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Sangihe, Steven Lawendatu kepada para awak media Senin (27/4).

Dia menjelaskan larangan mudik dan keluar daerah bagi ASN tersebut berdasarkan surat edaran MENPAN RB Nomor 13 terkait pelarangan mudik bagi ASN, yang telah di tindaklanjuti dengan surat edaran Bupati, untuk melaksanakan Work From Home (WFH) serta instruksi Bupati untuk tidak berpergian ke luar daerah bagi ASN di Lingkungan Pemkab Sangihe.

“Jadi sesuai PP 53 tentang disiplin ASN, akan diberi sanksi tegas dan keras bagi ASN yang kedapatan terbukti melanggar aturan ini selama masa Pandemi Covid- – 19. Sanksinya berupa, penurunan pangkat dan penundaan kenaikan gaji berkala hingga pemberhentian dari ASN jika pelanggarannya sangat berat,” tegas Lawendatu.

Dikatakannya, sebagai tindak lanjut dari larangan mudik dan keluar daerah bagi ASN, pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 untuk melakukan pencatatan bagi ASN yang mudik atau keluar daerah maupun bagi mereka yang datang ke Tahuna dengan Kapal laut.

Meski hingga saat ini pihaknya belum mendapati ASN yang mudik atau keluar daerah, namun selaku pimpinan instansi teknis, ia mengingatkan bagi rekan – rekan ASN agar mentaati isi Surat Edaran Menpan RB serta instruksi Bupati jika tak ingin mendapat sanksi tegas dimaksud. (onal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + 8 =