Langkah Bijak Gaghana Hadapi Kritikan, Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan JEG-HH

0
619

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Tanggal 22 Mei 2017 menjadi momentum bersejarah bagi mayoritas rakyat Tampungang Lawo, setelah Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey mengukuhkan pasangan Jabes Ezar Gaghana- Helmud Hontong (JEG-HH), menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe periode 2017-2022.

Bupati Jabes E Gaghana dan Wakil Bupati Helmud Hontong, tetap setia melanjutkan pekerjaan demi masyarakat Sangihe.

Pasangan dengan Jargon Megahagho itu, memenangi kontestasi Pilkada Sangihe yang dihelat akhir tahun 2016 lalu, dengan perolehan 54 persen suara murni rakyat yang kala itu turut berjuang hingga meraih kemenangan.

Jumat 22 Mei tahun 2020 ini, pemerintahan JEG-HH genap berusia  tiga tahun. Suka dan duka mewarnai hari-hari bagi keduanya dalam menjalankan tugas pemerintahan. Berbagai program pemerintahan yang dijalankan untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat, tidak semuanya berjalan mulus. Semisal program Medaseng (menginap di rumah warga), dengan tujuan mendekatkan diri dan mendengar langsung aspirasi masyarakat, tak luput dari kritikan sejumlah pihak. Sayangnya kritik yang disampaikan itu tidak konstruktif dan terkesan tendensius.

Panen rumput laut bersama masyarakat Tabukan Tengah

Bupati Gaghana dalam berbagai kesempatan mengungkapkan, dirinya tidak anti kritik, sepanjang kritikan itu memberi masukan serta solusi untuk kemajuan daerah. Namun dalam berbagai hal, Jabes Gaghana kerap menyampaikan kekesalannya ketika kritikan yang disampaikan pihak tertentu sangat tendensius dan sepihak.

“Sebagai pimpinan daerah, saya tentunya akan menerima setiap aspirasi dalam bentuk kritikan dari siapa saja, sepanjang kritikan itu memberi solusi atau masukan bagi pemerintah dalam memajukan daerah. Tetapi saya sebagai manusia biasa tentunya akan marah jika kritikan yang disampaikan itu sifatnya tendensius dan sepihak, apalagi sampai menyerang kehormatan keluarga saya,” ujar Gaghana.

Bupati Sangihe (kiri depan) bersama sejumlah kepala daerah saat menghadiri pertemuan di BPK RI.

Namun demikian, Bupati Gaghana bersama jajarannya, sudah terlanjur jauh melangkah untuk bekerja serta berjuang meraih mimpi seluruh rakyat, bagi kemajuan daerah menjadi lebih baik dan berkualitas. Dia bahkan lebih memilih untuk mengabaikan kritikan yang tak berkualitas  yang kerap menghiasi media sosial.

Buktinya, hingga memasuki tiga tahun kepemimpinannya, berbagai prestasi berhasil ditorehkan hingga mendapat penghargaan dari pemerintah pusat. Dan yang patut diacungi jempol, APBD Kabupaten Kepulauan Sangihe dari tahun ke tahun mengalami kenaikan sangat signifikan, hingga angka totalnya mencapai 1,1 Triliun.

Bupati bersama sejumlah pejabat Sangihe menerima penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari pemerintah pusat.

Pun saat menghadapi masa pandemi Covid-19 atau penyakit virus corona, pemerintah daerah tetap terus bekerja untuk rakyat. Bahkan pada hari liburpun, Bupati tetap meluangkan waktunya, mendatangi para kelompok tani di sejumlah wilayah, untuk memberikan motivasi kepada mereka yang telah membuka lahan pertanian dalam mendongkrak perekonomian masyarakat petani.

Bupati bersama Ketua Tim Penggerak PKK Sangihe mengunjungi lahan perkebunan kelompok tani.

Tak ada acara seremoni yang digelar pemerintah daerah untuk memperingati dan merayakan tiga tahun kepemimpinan mereka, kecuali mengaktualisasikan momentum ini dalam bentuk kunjungan kerja Bupati bersama jajarannya di Kecamatan Manganitu Selatan dengan agenda kegiatan penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT), Sarana Pertanian, makanan siap saji bagi umat muslim yang akan berbuka puasa, memantau kegiatan padat karya dan kegiatan Tim Gugus Kecamatan dan Kampung.

Bupati Gaghana menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga yang terdampak Covid-19.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati secara marathon mengunjungi sejumlah kampung mulai dari Kampung Ngalipaeng I, Ngalipaeng II, Kampung Sowaeng dan Laine. Bupati yang turut didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, anggota DPRD, sejumlah pimpinan OPD serta Forkopimca, turut berbuka puasa bersama umat muslim yang ada di wilayah Kecamatan Manganitu Selatan.

Ketua Tim Penggerak PKK Sangihe (kiri) turut menyerahkan BLT bagi warga Mangsel yang terdampak Covid-19.

Dalam percakapan dengan Indonesiablitz.com beberapa waktu lalu, Bupati Gaghana mengakui jika dalam kepemimpinannya, ada berbagai kritikan yang kerap dilontarkan sejumlah pihak.

“Memang semenjak kami dilantik, hingga saat ini, kritikan itu tetap saja ada. Dari masalah pinjaman 170 miliar, pembangunan hotel di Peltu hingga program Medaseng. Tetapi pemerintah tetap memberi jawaban kongkrit terkait apa yang ditanyakan warga dalam bentuk kritikan. Toh batalnya pinjaman dan batalnya pembangunan hotel itu, tidak sampai menimbulkan kerugian uang daerah,” tuturnya, sembari menyatakan bahwa dalam dua tahun ke depan, apa yang menjadi agenda pemerintah daerah akan terus dikerjakan hingga tuntas.

Pada momen Tulude 2019 Bupati Gaghana meneteskan airmata ketika mengenang warganya yang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang.

Bupati juga menyampaikan rasa syukurnya, karena warga yang menjadi korban bencana banjir bandang di Kampung Lebo Kecamatan Manganitu dan di wilayah Kecamatan Tamaki, sudah bisa melaksanakan aktifitas seperti biasa, serta perbaikan sejumlah infrastruktur yang rusak akibat bencana, sebagian besarnya telah selesai dikerjakan.

Rasa syukur juga disampaikan Bupati, karena ditengah pandemik virus korona, pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, mendapat penilaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke enam kalinya dari BPK RI.

Bupati Gaghana (kanan) saat menerima piagam WTP ke 6 dari BPK RI.

Dia mengatakan apa yang didapat pemerintah daerah bukan karena hebatnya  Bupati, tetapi adanya sinergitas antar lembaga pemerintahan serta dukungan seluruh warga Tampungang Lawo.

Menyerahkan bantuan bagi warga yang terdampak Covid-19

Dalam kesempatan itu juga, Gaghana mengingatkan kepada seluruh masyarakat  untuk mematuhi anjuran pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bupati terjun langsung melakukan penyemprotan desinfektan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Selamat untuk pak Bupati dan Wakil Bupati. “Somahe Kai Kehage”. (Ronal Katiandagho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty − six =