Bertambah 3, Jumlah Warga Sangihe Tertular Covid 19 Sebanyak 6 Orang

0
276
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid - 19, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr Joppy Thungari

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Tiga warga Sangihe positif Covid-19, setelah pihak Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Sangihe menerima hasil pemeriksaan Swab dari Laboratorium Provinsi Sulut, yang menyatakan bahwa pasien 04, 05 dan 06 terkonfirmasi positif.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Sangihe, dr Joppy F Thungari, kepada para awak media saat menggelar konferensi di gedung Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Rabu, (10/6).

“Kami telah menerima laporan hasil pemeriksaan Swab dari Laboratorium Provinsi Sulut, bahwa dari lima pasien yang diperiksa, tiga di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19, sedangkan dua pasien lainya negatif, sehingga total pasien positif Covid-19 di Sangihe menjadi 6 orang dan satu pasien telah dinyatakan sembuh,” ujar Thungari.

Dia kemudian memaparkan rincian lima pasien yang menjalani pemeriksaan Swab di Laboratorium Sulut, masing-masing:

  1. Perempuan, 28 tahun, asal Kecamatan Tahuna Barat, dengan hasil swab pertama, negatif
  2. Perempuan, 18 tahun, asal Kecamatan Manganitu, dengan hasil swab pertama, negatif
  3. Pria, 38 tahun, asal Kecamatan Manganitu, swab pertama, dengan hasil positif (pasien 04)
  4. Pria, 21 tahun, asal Kecamatan Tabukan Tengah (Tanteng), swab pertama dengan hasil positif (Pasien 05)
  5. Pria, 29 tahun, asal Kecamatan Manganitu, swab pertama dengan hasil positif (Pasien 06).

Dikatakan Thungari, pria 38 tahun asal Manganitu (pasien 04) sebelumnya di rapid test, dari screening oleh petugas kesehatan dengan hasil reaktif, dan mempunyai riwayat perjalanan Tahuna-Manado bolak-balik, dan Untuk pria 21 tahun asal Tabteng (pasien 05) memiliki kontak erat dari pasien 04, termasuk pasien 06 yang juga merupakan kontak erat dengan pasien 04 dan 05.

“Ketiga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 itu, merupakan kontak erat satu sama lain, sebab mereka bekerja pada salah satu kapal penumpang yang melayani rute, Tahuna-Manado dan sebaliknya,” jelas Thungari.


Sedangkan menyangkut kondisi tiga pasien positif itu, tambah Thungari, dalam keadaan baik, tidak ada keluhan rasa sakit. Sebelumnya ketiganya sudah lebih dulu diisolasi di rumah sakit Liunkendage Tahuna setelah menjalani Rapid Test oleh Tim gugus beberapa waktu lalu di Pelabuhan Nusantara Tahuna.

” Ketiga pasien itu akan terus dirawat, sambil kita melakukan pemeriksaan swab selanjutnya. Kami juga akan segera melakukan Contact Trakcing (Penelusuran Kontak) dari ketiga pasien tersebut, baik itu Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) maupun Kontak Erat Resiko Rendah (KERR),” tutup Thungari (onal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 + 19 =