Aktualisasikan Sumpah Pemuda dan Hari Bahasa, Pemkab Sangihe Gelar FGD

0
264
Peserta FGD Didominasi Oleh Kaum Milenial

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam Momentum Perayaan Hari Sumpah Pemuda ke-92 dan Hari Bahasa, mengaktualisasikan berbagai agenda kegiatan yang pada puncaknya melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Gedung Balai Pertemuan Umum Tahuna Rabu (28/10) malam.

Diskusi yang bertajuk Gebyar Bulan Bahasa dan Sastra 2020 yang diprakarsai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah dengan pemandunya Tommy Bawulang itu membahas tentang Keberadaan Bahasa Daerah Sangihe Dalam Pembentukan Karakter Masyarakat.

Tampil sebagai pembicara masing- masing, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, Ketua DPRD, Josephus Kakondo, Sekretaris Daerah, Melancthon Harry Wolf, Ketua Dewan Adat, Olden Ambui, Pemerhati Sejarah dan Budaya, Jupiter Makasangkil, Budayawan, N Mehare serta Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepuauan Sangihe, Lukman Makapuas.

Bupati Jabes Gaghana Saat Menjadi Pembicara Pada Acara FGD Dalam Rangka Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10)

Bupati dalam sambutanya, memberi apresiasi atas terlaksananya acara tersebut, sembari mengajak kepada seluruh warga masyarakat Sangihe baik yang ada di Banua Tampungang Lawo mapun diluar daerah, agar tetap peduli dan menjaga kelestarian bahasa serta Budaya Sangihe dengan tetap konsisten menggunakan bahasa daerah dalam berkomonikasi antar sesama orang Sangihe.

Sementara itu, Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah, Johanis Pilat mengatakan, tujuan digelarnya diskusi terarah itu, untuk membedah keberadaan bahasa daerah Sangihe di tengah kehidupan masyarakat. Menginfentarisasi faktor-faktor pemicu mengapa bahasa Sangihe mulai ditinggalkan oleh penuturnya. Bagaimana bahasa Sangihe sebagai bahasa ibu kembali mendapatkan pengarusutamaan untuk digunakan sehari-hari oleh masyarakat serta Adanya rekomendasi dan perlindungab bahasa Sangihe.

Sementara peserta diskusi yang hadir mewakili unsur tokoh pendidikan dan kebudayaan, organisasi kepemudaan dan kaum milenial yang peduli terhadap kelestarian budaya dan bahasa Sangihe. “Somahe Kai Kehage”. (onal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eighteen − sixteen =