Berkarya Ditengah Pandemi Covid-19, Gaghana: “Semua Demi Rakyat Tampungang Lawo”

0
92
Bupati Gaghana Saat Menyerahkan BPJS Santunan Duka atas Meninggalnya Perangkat Desa Dagho, yang Diterima oleh Ahli Warisnya

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Ditengah hiruk pikuk Pandemi Covid-19, yang mendera bangsa ini hingga ke pelosok di Sangihe, ternyata tak membuat jajaran pemerintah daerah patah arang.
Buktinya, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana bersama jajarannya, justru lebih giat melakukan berbagai terobosan. Meskipun dalam situasi yang sangat sulit akibat pandemi Covid-19. Beragam program kerakyatan seperti pemberian bantuan bagi seluruh masyarakat yang terdampak pandemi.

Bupati Gaghana Saat Melakukan Panen Sayur Bersama Kolempok Tani Kampung Lebo Kecamatan Manganitu

Bahkan untuk memastikan bahwa kondisi masyarakat di wilayah kepulauan dalam keadaan baik, Bupati Gaghana bahkan rela menemui warganya di seluruh pulau dengan membawa bantuan paket bahan pokok serta layanan kesehatan dari para tenaga medis.

Bupati Gaghana Saat Menyerahkan Kunci Mobil Ambulance Untuk 8 Puskesmas.

“Ini merupakan kewajiban saya sebagai pemimpin daerah untuk terus memberikan pelayanan bagi seluruh masyarakat, baik yang ada di daratan pulau Sangihe maupun bagi warga yang tinggal di wilayah kepulauan. Jadi, apa yang saya lakukan itu untuk kepentingan seluruh rakyat Tampungang Lawo,” ujar Gaghana.

Panen Tanaman Hortikultura di Kampung Lebo Kecamatan Manganitu

Tak hanya itu, kepiawaian Gaghana dalam mewujudkan program pemerintah daerah, ia harus menyisihkan waktunya sebagai Bupati untuk, melakukan lobi di sejumlah kementerian di Jakarta. Tujuannya agar bantuan anggaran dari pemerintah pusat bisa mengalir ke Sangihe, melalui kementerian terkait.

Bupati Gaghana Menyerahkan Benih Tanaman dan Fasilitas Pertanian Bagi Kelompok Tani di Kampung Lebo.

Menariknya lagi, meski di tengah pandemi yang sudah berlangsung sekitar 10 bulan, Bupati Gaghana, mampu menggerakan sektor pertanian dengan melibatkan masyarakat petani dengan tanaman Holtikultura, untuk meningkatkan perekonomian para petani.

Sekda Harry Wolf Turut Menyerahkan Sertifikat Akreditasi Puskesmas yang Berada di Wilayah Kepulauan

Bahkan pada Jumat (13/11), Bupati Gaghana bersama jajaran pemerintah Kecamatan Manganitu dan warga Kampung Lebo yang tergabung dalam Kelompok Tani Malontakeng melakukan panen dan penanaman tanaman Hortikultura organik, dan dalam kesempatan itu, Bupati serta penyerahan bantuan benih dan sarana pertanian kepada kelompok tani tersebut. Bupati bahkan bersama sejumlah pejabat serta warga lainya langsung membeli sayuran segar yang baru saja dipanen itu.

Bupati Gaghana Saat Menyerahkan Sertifikat Akreditasi Sebanyak 17 Puskesmas

Demikian halnya dengan sektor perikanan, yang terus membawa kesejahteraan hidup para nelayan, apalagi pemerintah daerah telah melakukan ekspor ikan tuna dan ikan terbang ke manca negara.
Sedangkan dalam bidang kesehatan, pemerintah daerah telah mewujudkan apa yang menjadi harapan seluruh warga Sangihe, dimana sudah sekian tahun sejumlah Puskesmas tidak memiliki mobil ambulance, namun berkat kerja keras Bupati Gaghana bersama jajarannya, di penghujung tahun 2020, boleh menyerahkan 8 unit mobil ambulance untuk delapan Puskesmas, juga Sertifikat Akreditasi untuk 17 Puskermas yang diserahkan pada moment Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 56 tahun, Jumat (13/11).

Bupati Gaghana Bersama Unsur Forkopimda, Pimpinan Stasiun BKIPM Tahuna, Beacukai dan Instansi Teknis, Saat Memberangkatkan Mobil Pengangkut Ikan Yang Akan Dieksport ke Jepang, Selasa (6/10)

Dan satu hal yang patut diapresiasi, adalah kepedulian Bupati Jabes Gaghana yang menyertakan BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh perangkat Kampung, meski secara bertahap, namun program tersebut sudah diberlakukan. Hal itu dibuktikan dengan diberikannya Santunan Duka BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp 42 juta oleh Bupati Gaghana kepada ahli waris dari Almarhum Ryanto Umbur, perangkat kampung Dagho, Kecamatan Tamako, pada saat ibadah pemakaman, yang turut disaksikan oleh para pelayat duka.

Saat pandemi Covid 19, hamir seluruh sendi kehidupan masyarakat mengalami perlambatan. Diperlukan seorang pemimpin visioner, untuk bangkit di masa sulit. Inilah bentuk kepedulian seorang pemimpin yang dengan tulus melayani rakyatnya, tanpa embel-embel pencitraan. “Malunsemahe Si Kite Kebi” (onal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

19 − two =