Dilapor ke Polda, Gaghana Sebut Hontong Kurang Ajar

0
941
Bupati Jabes Gaghana Saat Memberikan Keterangan Pers, Kamis (3/12)

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Ulah Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Helmut Hontong yang diduga melaporkan Bupati Jabes Ezar Gaghana ke Polda Sulut karena melakukan pemotongan 40 juta Dana Desa (Dandes) di seluruh Kampung, membuat Gaghana marah besar.

Kemarahan Gaghana terhadap Hontong disampaikan usai menyerahkan Paket Bantuan Coolbox Dan Handline kepada masyarakat nelayan di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Kamis (3/12).

“Saya telah diklarifikasi oleh petugas penyidik Polda, terkait laporan Wakil Bupati, bahwa saya telah melakukan pemotongan Dandes 40 juta di seluruh Kampung. Dan yang memberikan informasi kepada saya adalah petugas penyidik bahwa pelapornya adalah wakil bupati. Dan laporanya tidak ada buktinya sehingga dianggap sebagai laporan palsu,” ujar Gaghana.

Dan hal yang paling menyakitkan bagi Gaghana, adalah tindakan kurang ajar yang dilakukan Helmud, yang menyebarkan informasi sesat kepada masyarakat bahwa sebelum tanggal 9 Desember, Bupati akan ditangkap oleh Polda, dan pada Januari 2021 ia (Helmud) akan segera dilantik sebagai Bupati Sangihe.

Gaghana mengatakan, narasi busuk yang dibangun Helmud dengan menyebar berita hoax kepada masyarakat, membuat keluarga besar Gaghana tersinggung yang kemudian mendatangi rumah jabatan Bupati untuk meminta penjelasan soal berita yang telah beredar luas dimasyarakat.

“Keluarga saya, serta para tokoh adat, tokoh agama datang menemui dan menanyakan informasi yang beredar di masyarakat, bahwa sebelum tanggal 9 Desember 2020, saya akan ditangkap Polisi, dan Januari 2021 Helmud akan dilantik sebagai Bupati. Ini kan kurang ajar namanya,” tegas Gaghana.

Di hadapan petugas penyidik Polda Sulut, Gaghana menjelaskan bahwa sepeserpun ia tidak pernah mengambil atau memotong dari Dandes itu, sebab mekanisme pencairan Dandes adalah ditransfer langsung ke rekening masing-masing kampung.

Terkait hal tersebut, Gaghana menyatakan bahwa ia akan mengambil langkah hukum dengan melapor balik terhadap Hontong. Dia meminta kepada seluruh masyarakat Sangihe untuk tidak terprovokasi dengan berita hoax yang disebarkan wakil bupati itu.

Helmud sendiri membantah bahwa ia tidak pernah melapor Bupati ke Polda, meskipun petugas penyidik telah menyampaikan ke Gaghana bahwa pelapornya adalah wakil bupati.

“Saya tidak pernah melaporkan hal tersebut. Yang saya tahu dan yang melaporkan ke polda adalah JPKP. Coba di chek di JPKP,” elak Hontong. (onal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nine + 3 =