Gaghana Berinovasi Saat Pandemi

0
140
Bupati Jabes Gaghana dan Ketua TP-PKK Sangihe, Ririswati Gaghana Katamsi memberikan teladan kepada masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan covid 19, saal berinovasi di bidang pertanian

INDONESIABLITZ.COM – Medio Maret tahun 2020, pandemi Corona Virus Disease (Covid) 19 mulai merambah tanah air. Berbagai sendi kehidupan lumpuh terpukul badai virus menakutkan tersebut. Berbagai kebijakan dilakukan pemerintah pusat hingga daerah, untuk menghentikan penyebaran secara massive covid 19, tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Bupati Sangihe, Jabes Gaghana, tak segan melakukan penyemprotan disinfektan, saat pandemi covid 19 mengancam warganya.

Kabupaten Kepulauan Sangihe, di bawah kepemimpinan Bupati Jabes Ezar Gaghana, dapat dikatakan lolos dari badai Pandemi Covid 19. Dari bulan Maret hingga Akhir Nopember, hanya 6 orang warga terkonfirmasi Covid 19. Hal ini sebagai bentuk keberhasilan Jabes Gaghana dalam memimpin negeri Tampungan Lawo.

Bupati Sangihe Jabes Gaghana, saat sidak di RSUD Liunkendage, Tahuna

Sosialisasi penggunaan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, tidak akan berhasil tanpa dukungan stakeholder dan masyarakat. Kepatuhan menjalankan prosedur kesehatan Covid 19 dipastikan akan mengurangi penularan virus secara massive. Demikian juga dengan paramedis dan fasilitas kesehatan, harus menyiapkan diri dalam menghadapi pandemi.

Bupati Kep. Sangihe, Jabes Gaghana dan Ketua TP PKK, Ririswati Gaghana Katamsi, memberikan bantuan bahan makanan kepada warga terdampak Covid 19

Berbagai bantuan bahan pangan digelontorkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, kepada warga terdampak Covid 19. Kebutuhan pangan sangat vital, karena jika masyarakat tak dapat memenuhi kebutuhan pangan maka stabilitas keamanan terganggu. Jabes Gaghana selaku Bupati Sangihe, menunjukkan kepada warga, bahwa negara hadir saat rakyat membutuhkan uluran tangan.

Meningkatkan kesejahteraan petani dengan produksi tanaman hortikultura, Gaghana menggandeng BSG dan Polres Sangihe

Inovasi tanpa henti dilakukan oleh Bupati Jabes Gaghana, terutama untuk membangkitkan sendi-sendi ekonomi masyarakat perbatasan. Di bidang pertanian, pemerintah Kabupaten Sangihe memberikan berbagai stimulan, seperti bantuan bibit, bertanam di lahan tidur, pengembangan hortikultura, serta memberikan bimbingan tehnis pertanian.

Bupati Sangihe, Jabes Gaghana Saat Melakukan Panen hortikultura, Tomat. Di masa pandemi Covid 19 Pemkab Sangihe memberikan berbagai stimulan bagi petani, untuk bangkit dari keterpurukan.

” Saat pandemi covid 19, kita warga yang berada di ujung utara Republik Indonesia harus mampu mandiri, jika sewaktu-waktu pasokan beras berkurang atau bahkan terhenti. Karenanya para petani harus memanfaatkan lahan tidur, dengan bercocok tanam tanaman pangan, seperti pisang goroho, jagung, ketela pohon, ubi jalar, dan talas,” kata Gaghana.

Bupati Sangihe Jabes Gaghana bersama Sang istri nikmati ubi rebus di Taloarane, Kecamatan Manganitu, (gambar sebelum pandemi covid 19).

Jabes Gaghana mengajak warga Sangihe untuk memakan makanan berkarbohidrat selain nasi dua kali dalam seminggu. Pemkab Kepulauan Sangihe meluncurkan program ” Two days no rice” atau dua hari tanpa nasi dalam sepekan. Hal ini dilakukan untuk ketahanan pangan saat menghadapi pandemi covid 19.

Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Gaghana Saat Melihat Langsung Proses Packing Ikan Yang Akan Diekspor, di Sentra Perikanan Dagho

Khusus bagi nelayan, Bupati Jabes Gaghana memberikan bantuan alat tangkap, perahu dan mesin. Bahkan untuk meningkatkan kualitas hidup nelayan, Jabes Gaghana mencarikan pasar ekspor hasil tangkapan para nelayan.

Bupati Gaghana Bersama Unsur Forkopimda, Pimpinan Stasiun BKIPM Tahuna, Beacukai dan Instansi Teknis, Saat Memberangkatkan Mobil Pengangkut Ikan Yang Akan Dieksport ke Jepang, Selasa

Berbagai penelitian kini juga dilakukan untuk menyiapkan budidaya perikanan. hal ini untuk menetapkan lokasi dan jenis ikan yang tepat untuk dibudidayakan. Budidaya perikanan sangat bermanfaat bagi nelayan, terutama sebagai jaminan hidup saat cuaca memburuk.

Bupati Gaghana Saat Menyerahkan BPJS Santunan Duka atas Meninggalnya Perangkat Desa Dagho, yang Diterima oleh Ahli Warisnya

Sedangkan bagi Tenaga Honorer, dan pekerja informal, Bupati Jabes Gaghana membuat terobosan, dengan memberikan BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini untuk melindungi dan menjamin mereka jika sewaktu-waktu terjadi musibah saat melakukan aktivitas pekerjaannya.

Meskipun berbagai rencana strategis tertunda akibat pergeseran alokasi anggaran, tersedot percepatan penanganan Covid 19, namun sebagian besar masyarakat Sangihe merasakan peningkatan kualitas hidup. Hal ini berkat program Bupati Jabes Gaghana, yang selalu berinovasi saat pandemi covid 19. (onal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 − 17 =