Dihantam Ombak, Pantai Mala Rusak Parah

0
133
Pantai Mala, Manganitu, Sangihe, saat sebelum dihantam ombak dan sesudahnya

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Cuaca ekstrim yang belum lama ini melanda Kabupaten Kepulauan Sangihe, selain memakan korban jiwa serta merusak rumah warga akibat Banjir bandang dan tanah longsor, juga merusak beberapa bagian tanggul pengaman pantai Boulevard Tahuna.

Tak terkecuali Pantai Kampung Mala Kecamatan Manganitu juga porak poranda akibat terjangan ombak angin barat. Puluhan pohon kelapa milik warga yang sudah berbuah tampak bertumbangan, karena pasirnya digerus arus ombak yang terjadi selama dua hari.

Ferry Adile, warga Kampung Mala Kecamatan Manganitu, kepada Indonesia kita.com, Minggu (14/2) mengatakan, ada sekitar 12 pohon kelapa produktif yang tumbang akibat dihantam ombak besar, termasuk rusaknya sejumlah rumah warga setempat.

Adile yang berprofesi sebagai penjual ikan di pasar Manganitu, mengaku prihatin melihat kondisi pantai Mala yang sudah rusak parah. Dia menuturkan, pantai Mala merupakan tempat tambat perahu para nelayan untuk menjual hasil tangkapan mereka.

“Sebagai warga kampung Mala, saya tentunya sangat prihatin melihat kondisi pantai yang sudah rusak parah akibat gelombang angin barat. Setiap pagi saya bersama teman- teman penjual ikan melakukan aktifitas di pantai ini untuk membeli ikan hasil tangkapan para nelayan untuk dijual di pasar. Memang kondisinya sudah sangat memprihatinkan, dan semoga akan mendapat perhatian pemerintah agar bisa dibangun tanggul pengaman ombak,” tuturnya.

Dia bahkan membandingkan teluk Tahuna (Boulevard) yang telah memiliki tanggul pengaman ombak, toh bisa porak poranda, apalagi pantai Mala yang sama sekali tidak memiliki tanggul pengaman ombak. Harapannya, pantai Mala bisa dibangun tanggul seperti di pantai Barangka, Manganitu. (onal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 1 =