Kuasa Hukum Minta Hakim Bebaskan dan Rehabilitasi AGT

0
138
Andreas Tirayoh Gugat pra peradilan Kejari Bitung
Tim kuasa hukum AGT yang dipimpin Irawan Tanjung membaca gugatan pra peradilan, dengan termohon Kejari Bitung

Indonesiablitz.com, Bitung – Kuasa Hukum tersangka kasus dugaan korupsi anggaran rutin di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, AGT alias Handry, membacakan gugatan pemohon setebal 42 halaman. Lebih dari dua jam empat orang kuasa hukum bergantian membaca gugatan kepada termohon, penyidik Kejaksaan Negeri Bitung.

Dalam sidang perdana pra peradilan tersebut tersangka, yang juga Kepala Dinas PMPTSP, tidak hadir,atau in-absentia. Pemohon pra-peradilan AGT, telah memberikan wewenang kepada empat orang Kuasa hukumnya.

Saat membacakan gugatan, penasehat hukum meminta hakim tunggal, yang juga Wakil Ketua PN Bitung, Rustam, membebaskan pemohon dalam amar putusan di akhir persidangan. Tim Kuasa Hukum tersangka AGT, yang dipimpin Irawan Tanjung menguliti kinerja penyidik Kejari, karena dianggap gegabah dalam penetapan dan penahanan tersangka AGT.

” Hakim tunggal pra – peradilan dalam amar putusannya, mengabulkan permohonan pemohon (AGT-red) karena termohon (Kejari) tidak dapat menunjukkan dua alat bukti yang sah saat menetapkan pemohon sebagai tersangka dan penetapan penahanan, ” sembur Tanjung.

Tim kuasa hukum pemohon, Irawan Tanjung Cs, meminta hakim tunggal sidang pra peradilan PN Bitung, dalam amar putusannya membebaskan pemohon dari segala sangkaan, serta merehabilitasi nama baik pemohon.

” Sejumlah kejanggalan kami temukan dalam proses penyelidikan, penyidikan dan penahanan. Antara lain alamat rumah tersangka AGT di Jakarta, padahal tidak memiliki rumah di sana,” tambah Irawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × one =