Kejari Nilai Gugatan Pra Peradilan AGT Tak Substansial

0
135
Kantor angker bagi koruptor
Kantor Kejari Bitung, di bawah kepemimpinan Kajari Frenkie Son, getol bongkar kasus korupsi

Indonesiablitz.coam, Bitung – Kejaksaan Negeri Bitung langsung menjawab materi gugatan pra peradilan, tersangka kasus dugaan korupsi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, AGT alias Handry. Kejari sebagai termohon gugatan pra peradilan, turun dengan kekuatan penuh dipimpin langsung Kajari, Frenkie Son.

” Kami bekerja secara profesional dari hulu ke hilir, dari proses penyelidikan, penyidikan hingga penahanan. Semua sesuai KUHAP, ” kata Frenkie.

Dalam gugatan pra peradilan tersangka AGT, yang juga Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, para kuasa hukum pemohon menyatakan bahwa termohon, Kejari Bitung terlalu gegabah mentapkan Handry sebagai tersangka dan menahannya, karena belum cukup dua bukti.

” Sekali lagi kami profesional, terkait kasus tersangka Handry. Yang paling gampang, bukti pertama kesaksian para saksi, pengakuan tersangka, serta bukti berkas pengadaan barang dan jasa melalui pihak ketiga namun faktanya dikerjakan sendiri oleh Kadis Handry,” terang Frenkie.

Penyidik Kejari Bitung menilai, Penetapan tersangka kasus dugaan korupsi, AGT hingga penetapan penahanan sudah sesuai dengan KUHAP.

” Kami mohon yang mulia dalam putusan, membatalkan seluruh materi gugatan pemohon. Jika hakim tunggal sidang pra peradilan memiliki pendapat lain, kami mohon putusan yang seadil-adilnya,” kata Frenkie Son, saat membacakan jawaban termohon atas gugatan pemohon.

Penyidik Kejari juga meminta hakim untuk menolak tambahan materi gugatan dari pemohon. Karena saat menyusun materi gugatan memiliki waktu tak terbatas.

” Kami keberatan menjawab penambahan materi gugatan, seyogyanya yang mulia juga menolak perubahan, kecuali perubahan yang sifatnya error in typing (administratif-red),” pungkas Frenkie Son.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 + 11 =