Badai Tropis Surigae Gelombang 4-6 Meter Hantam Perairan Nusa Utara

0
527
Badai tropis surigae
Gelombang setinggi 3 meter menghantam dermaga Pelabuhan Tahuna, pada Jumat, 15/12/2017

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mempekirakan tanggal 16 April 2021, di Utara Sulawesi akan terjadi Badai Tropis Kuat (STS) dan bahkan Typhoon (TY), dimana puncaknya tanggal 18 April 2021, selain angin kencang hujan lebat disertai petir, gelombang laut di perairan Maluku, Sitaro, Sangihe dan Talaud akan mencapai ketinggian 4-6 Meter.

Hal tersebut dikemukakan Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Naha Kepulauan Sangihe, Sujatno kepada para awak media di Tahuna, Rabu (14/4). Dia menjelaskan, berdasarkan prakiraan cuaca 14 April 2021, Badai Tropis Surigae diprakirakan akan berkembang menjadi Badai Tropis Kuat (STS) dan bahkan Typhoon (TY) pada tanggal 16 April 2021.

“Kecepatan angin di utara Sulawesi dan sekitarnya cenderung meningkat secara bertahap hingga puncaknya pada 18 April 2021, diperkirakan akan terjadi Badai Tropis Kuat (STS) dan bahkan Typhoon (TY). Olehnya, masyarakat dihimbau untuk mewaspadai cuaca Extrim yang akan terjadi, termasuk juga mewaspadai ancaman banjir rob yang bisa terjadi pada saat bersamaan dengan fase air laut sedang pasabg, yakni pagi hingga siang hari dan menjelang malam,” ujar Sujatmo.


Dia menambahkan, peningkatan kecepatan angin rata-rata di wilayah Utara Sulawesi dan Sekitarnya berkisar 8-20 knot. Awan-awan konfektif yang mengandung hujan masih terbentuk di daerah pertemuan massa udara yaitu di Utara Sulawesi, Maluku Utara dan Utara Papua. Serta tinggi gelombang kategori sedang di Laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud, Laut Maluku dan Pesisir Selatan Sulawesi Utara.


Sementara itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, ketika dimintai tanggapannya, terkait ancaman cuaca Extrim dan gelombang tinggi yang diperkirakan akan melanda perairan Sangihe dan sekitarnya, mengatakan, prakiraan cuaca yang telah disampaikan pihak BMKG, patut disikapi untuk diwaspadai oleh seluruh warga Sangihe.


“Penyampaian pihak BMKG terkait Badai Tropis Surigae yang diperkirakan akan berkembang menjadi Badai tropis yang sangat kuat itu, patut menjadi kewaspadaan kita semua. Masyarakat dihimbau agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah jika terjadi hujan lebat yang disertai petir. Juga para nelayan untuk tidak melaut hingga beberapa waktu kedepan, hingga laut sudah benar-benar tidak berhelombang,” ujar Gaghana mengingatkan. (onal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ten + one =