Berharap Miliki Gedung Perpustakaan Baru, Bupati Gaghana Temui Kepala Perpusnas RI di Jakarta

0
180
perpustakaan nasional
Gedung Perpustakaan Nasional RI / source: linkedln.com

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana akhirnya menjawab harapan warga Tampungang Lawo, yang sejak lama menginginkan adanya gedung Perpustakaan baru yang lebih representatif dari segi keamanan serta kenyamanan bagi seluruh pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, juga bagi warga serta para pelajar yang akan mencari informasi lewat berbagai buku literatur yang disediakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sangihe.

Bupati Jabes Gaghana Didampingi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Johanis Emil Pilat, Saat Memaparkan Histori serta Kondisi Gedung Perpustakaan Sangihe, di hadapan Kepala Perpustakaan Nasional, M Syarif Bando

Buktinya, di awal bulan September 2021, tepatnya, Rabu (1/9), Bupati Gaghana yang turut didampingi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Johanis Emil Pilat serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Threenov Toufanus Ponto, mendatangi Gedung Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI yang terletak di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, warna-warni memikat pengunjung.

Rombongan Pemkab Kepulauan Sangihe bertemu langsung dengan Kepala Perpusnas RI, Muhammad Syarif Bando, yang didampingi oleh Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Deni Kurniadi, Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus, Upriyadi, serta Direktur Direktorat Deposit Emiyati.

Bupati Sangihe, Jabes Gaghana Saat Menyerahkan Buku Proposal Rencana Pembangunan Fasilitas Gedung Baru Perpustakaan Sangihe Kepada Kepala Perpusnas RI, Muhammad Syarif Brando.


Di hadapan Kepala Perpusnas RI bersama jajarannya, Bupati Gaghana, memaparkan kondisi gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) yang saat ini dijadikan kantor Dinas Perpustakaan Daerah, telah mengalami transformasi, mulai dari fisik gedung Kantor Dinas maupun gedung layanan Perpustakaan Umum Daerah merupakan gedung tua yang dibangun sejak 50 tahun silam.

Namun menurut Gaghana, meski kondisi gedungnya sudah tua, kini telah diperindah dengan lukisan-lukisan artistik mural dan galeri karya seniman-seniman muda Sangihe. Dan transformasi fungsional Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yaitu dengan memberikan ruang aktualisasi kepada anak-anak muda Sangihe untuk mengekspresikan kreatifitas dan potensi mereka di bidang seni dan literasi, dan telah menghasilkan berbagai event yang mengubah image Perpustakaan Daerah yang sebelumnya minim penginjung, namun saat ini sudah ramai dikunjungi warga serta meningkatnya minat baca masyarakat.

Suasana interior Gedung eks-BPU, yang kini menjadi kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Sangihe

Sebelum menyerahkan buku proposal serta buku histori kepada Kepala Perpusnas RI, Bupati Gaghana menyampaikan harapannya, agar di daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina itu, segera memiliki Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan yang baru tanpa mengabaikan Gedung yang lama.

“Pembangunan gedung perpustakaan yang baru ini perlu dilakukan untuk menambah fungsionalisasi Gedung lama yang dinilai sudah sangat kurang memadai lagi seiring dengan banyaknya minat kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat pencinta seni dan literasi dengan memanfaatkan gedung ini,” tutur Gaghana.

Bupati Sangihe Jabes Gaghana serahkan buku History kepada Kepala Perpusnas RI, M Syarif Bando.

Menyikapi hal tersebut Kepala Perpusnas RI, Muhammad Syarif Bando, memberi apresiasi serta penghargaan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang dinilai sangat peduli terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia, serta mampu mengimplementasikan berbagai inovasi untuk mendorong minat baca guna peningkatan indeks literasi masyarakat.

Menurut Kepala Perpustakaan Nasional, M Sayrif Bando, usulan tersebut harus dikembangkan. Perpusnas akan memperjuangkan usulan pembangunan gedung layanan perpustakaan di Sangihe yang anggarannya difasilitasi oleh Perpustakaan Nasional RI, melalui alokasi DAK fisik sub bidang perpustakaan Tahun Anggaran 2022. Anggaran yang telah mendapatkan persetujuan dalam alokasi DAK tersebut sebesar Rp 300 juta untuk penanganan TIKnya.

Bupati Sangihe Jabes Gaghana menyampaikan perkembangan literasi di wilayah perbatasan kepada Kepala Perpusnas, M. Syarif Bando.

Adapun hal yang mempengaruhi komponen penilaian alokasi anggaran DAK Gedung Perpustakaan baru adalah karena masih terintegrasi di atas lahan gedung yang lama, namun dengan adanya proposal dan penjelasan langsung dari Bupati Sangihe dan Kepala Dinas Perpustakaan, bahwa luasan tanah yang tersedia cukup memenuhi kriteria dengan lokasi pada kawasan strategis dalam berbagai pergembangan literasi masyarakat, maka permohonan pembangunan gedung ini layak untuk dipenuhi.

“Apalagi Sangihe masuk sebagai salah satu dari empat daerah perbatasan yang menjadi prioritas pembangunan Perpustakaan, sehingga jika tidak terealisasi di tahun 2022 berarti bisa direalisasikan pada Tahun anggaran 2023. Sementara untuk Tahun 2022 akan direalisasikan penambahan 1 armada kendaraan roda empat untuk layanan Perpustakaan,” ujar Syarif Bando.

Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jakarta

Terpisah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Johanis Emil Pilat, mengutarakan satu kerinduan kepada Kepala Perpusnas RI agar bisa datang ke Sangihe untuk menghadiri kehadiran Event Sangihe Writers and Readers Festival ( SWRF ) 2021 yang rencananya puncak acaranya akan digelar pada tanggal 21-23 Oktober 2021 mendatang.

Keindahan lukisan seniman lokal Sangihe, menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang mengunjungi Perpustakaan Daerah Sangihe/ sumber facebook/ Jennie Manikome

Event literasi tersebut akan menghadirkan partisipan pegiat literasi dari beberapa daerah di Indonesia bahkan ada yang dari luar negeri. Kerinduan yang disampaikan Kadis tersebut langsung direspon oleh Kepala Perpusnas RI, sembari menyatakan jika pihaknya dengan senang hati akan datang ke Sangihe.

“Semoga tidak ada halangan pada waktunya. Dengan senang hati saya akan datang ke Sangihe untuk menyaksikan langsung pagelaran event tersebut,” tutup Bando. (onal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 3 =