APBDP 2021 Tak Dibahas, Sekda Harry Wolf Mengaku Salah

0
484
Sekda Kabupaten Kepulauan Sangihe, Harry Wolf

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Teka-teki penyebab tidak terlaksananya pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2021, terjawab sudah.

Ini setelah adanya pengakuan Sekertaris Daerah (Sekda), Harry Wolf, jika hal itu merupakan kesalahannya.

“Dalam kasus ini harus ada yang disalahkan, dan itu kesalahan saya. Selain adanya akumulasi sistem kebijakan pemerintah pusat yang mengalami berbagai perubahan hingga berdampak ke seluruh pemerintah daerah termasuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Namun pada saat saya menjabat Kaban Bapelitbangda lalu, satu bulan sebelum batas waktu Pembahasan APBD-P, materinya sudah masuk ke DPRD,” ujar Wolf, kepada para awak media di ruang kerjanya, Senin (25/10), seraya menambahkan memang dalam hal ini harus ada yang disalahkan.

Terkait dampak tidak adanya pembahasan APBD-P pada tahun 2021 ini, jelas sangat berpengaruh pada anggaran di sejumlah OPD,.

Karena anggaran yang di nyatakan habis tidak ada lagi pergeseran atau penambahan anggaran. Contohnya anggaran untuk media di Dinas Kominfo yang sudah habis, hingga menyebabkan tagihan dana advetorial masing-masing media semenjak bulan Oktober hingga Desember 2021 terancam tidak terbayarkan.

Menanggapi hal tersebut, Harry Wolf hanya meminta dukungan doa kepada para awak media, agar masalah tersebut bisa ada solusinya.

Sementara isu liar yang beredar kencang di masyarakat, pasca tidak adanya pembahasan APBD-P 2021, diduga kuat sarat kepentingan politik.

Bahkan ada yang menyebutkan, hal tersebut tujuannya untuk menjatuhkan kredibilitas pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Jabes Gaghana. (onal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eleven + 1 =