Gaghana : Bantuan Sosial Tunai Akan Diganti Dengan Penyaluran Sembako

0
331
Bupati Sangihe, Jabes Gaghana Saat Menyerahkan Bantuan 2 Unit Kursi Roda Bagi Warga Penyandang Disabilitas

INDONESIABLITZ.COM, Sangihe – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, menyatakan, untuk kedepan Bantuan Sosial Tunai (BST) akan diganti dengan penyaluran sembako.

Hal tersebut dikemukakan Gaghana, dalam sambutanya pada acara evaluasi pelaksanaan bantuan sosial pangan (BSP) sembako wilayah Sangihe serta program BRILINK tahun 2021, di Papanuhung Santiago, Rabu (26/10).

Pada kegiatan evaluasi tersebut dilakukan penandatangan MoU perusahaan umum Bulog Cabang Tahuna dengan Pemerintah Daerah yang isinya menyangkut pengadaan dan penyaluran serta pengawasan beras di Kabupaten Sangihe.

“Penandatangan MoU ini adalah menyangkut tata cara penyaluran beras Bansos yang penyalurannya dilakukan secara baik, tepat sasaran hingga sampai kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sesuai volume yang ditetapkan,” ujar Gaghana.

Bupati Sangihe, Jabes Gaghana menambahkan, terkait penambahan KPM baru itu, sejumlah program bantuan yang tidak lagi dengan cara BST, karena akan diganti dengan penyaluran Sembako.

Meskipun demikian Pemkab Sangihe masih menunggu petunjuk pelaksanaan (Juklak) mengenai warga penerima BST ini akan secara otomatis menjadi penerima bantuan KPM Sembako, karena daftarnya akan dikeluarkan oleh Kementrian Sosial sesuai dengan data keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gaghana didampingi Kadis Sosial, Dany Mandak, menyerahkan paket bantuan serta 2 unit kursi roda kepada 25 warga penyandang disabilitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Sangihe, Dany Mandak, menyampaikan bahwa Sangihe mendapat tambahan bantuan sosial (Bansos) sembako perluasan, sejumlah 6.236 keluarga penerima manfaat (KPM), yang telah ditetapkan oleh Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Republik Indonesia, nomor 25 tanggal 10 Agustus 2021.

“Tambahan bansos sembako perluasan sejumlah 6.236 KPM, namun angka ini belum dimasukkan pada data penyaluran dan penerima karena masih dalam tahap penyelesaian kartu kesejahteraan sosial (KKS) di BRI Cabang Tahuna sehingga estimasi angka penerima program sembako tahun 2022 sejumlah 13.866 KPM,” ujar Mandak.

Sedangkan untuk jumlah penerima bansos sembako di Kabupaten kepulauan Sangihe posisi 30 September 2021 berjumlah 7.630 KPM yang tersebar di 145 desa dan 22 kelurahan.

Sementara, untuk jumlah E-Warung dan rumah pangan selaku penyalur aktif bahan pangan program sembako di Sangihe posisi sampai dengan 30 September 2021 berjumlah 47 warung dan RPK yang tersebar di 15 kecamatan.(onal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 3 =